Laporan Wartawan Gridhot.ID, Candra Mega
Gridhot.ID - Pasangan Pablo Benua dan Rey Utami kini tengah ramai diperbincangkan publik.
Pasalnya, polisi telah menetapkan Pablo Benua dan Rey Utami sebagai tersangka kasus 'ikan asin'.
Sebelumnya kasus 'ikan asin' mencuat, tidak banyak yang tahu tentang kehidupan Pablo Benua dan Rey Utami.
Baca Juga:Toko Berliannya Diakui Milik Barbie Kumalasari, Sang Pemilik Asli Kini Buka Suara
Melansir Warta Kota, pernikahan Pablo Benua dan Rey Utami sempat kontroversi lantaran memutuskan menikah setelah tujuh hari berkenalan lewat aplikasi pencarian jodoh ' Tinder'.
Selama tujuh hari berkenalan,Pablo Benua yang dikenal sebagai pengusaha muda menghadiahi Rey Utami mobil Honda HR-V, serta jam tangan Rolex Rp 4 miliar di hari ketiga.
Pada hari ketujuh, keduanya memutuskan menikah pada 23 Juli 2016.
Atas kasus ikan asin, Pablo Benua dan Rey Utami kini dikenakan pasal 27 ayat (1) dan (3) UU ITE, dan Pasal 310, serta Pasal 311 KUHP dengan ancaman hukum pidana penjara diatas 6 tahun.
Dikutip dari Kompas.com,penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah rumah Pablo Benua untuk menemukan barang bukti.
Namun pihak kepolisian tidak menemukan kamera dan beberapa alat yang digunakan untuk membuat konten 'ikan asin'.
"Alat yang digunakan untuk melakukan perekaman, kamera, flash disk sudah tidak ada,"ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
"Tapi penyidik masih menggeledah di sana," tambahnya.
Rey Utami, Galih Ginanjar dan Pablo Benua dalam baju tahanan.
Tak temukan barang bukti untuk kasus 'ikan asin', penyidik justru menemukan puluhan STNK di rumah Pablo Benua.
Melansir dari Antara, kepolisian Polda Metro Jaya menyebut Pablo Benua juga tersangkut kasus penggelapan dan penipuan.
"Setelah kami cek di Ditreskrimun Polda Metro Jaya, ada laporan berkaitan dengan penipuan dan penggelapan kendaraan dengan terlapor Pablo yang dilaporkaan pada 26 Februari 2018," kata Argo, Kamis (11/7/2019).
Sementara saat penyidik memanggil Pablo Benua terkait kasus penggelapan kendaraan bermotor, ia selalu mangkir dengan alasan sakit.
"Setiap kita panggil alasannya sakit," ungkap Kombes Argo seperti dikutip Gridhot.ID dari PMJ News.
Selain pelaporan penggelapan dan penipuan kendaraan bermotor di Polda Metro Jaya, Pablo Benua juga dilaporkan atas kasus pencucian uang di tahun 2017.
Suami Rey Utamidilaporkan oleh seseorang ke MabesPolri dan hingga saat ini kasus tersebut masih berlangsung.
"Kemudian ada pelaporan di Mabes Polri dengan terlapor Pablo dia pemalsuan dan pencucian uang itu masih dalam proses."
"Dilaporkan sekitar tahun 2017 di sana. Kita masih melakukan cek and ricek di sana," terang Kombes Argo.
Farhat Abbas menampik kabar bahwa Rey Utami dan Pablo Benua ditahan. Menurut Farhat, kedua kliennya naik mobil tahanan untuk periksa kesehatan.
Kombes Argo tidak menjelaskan secara detail kasus-kasus yang tengah menjerat Pablo Benua selain kasus 'ikan asin'.
Namun Kombes Argo menegaskan semua kasus tersebut saat ini masih berjalan dan sedang dilakukan penyelidikan maupun penyidikan.
(*)