GridHot.ID -Memiliki andil dalam rencana pembunuhan, membuat artis Lidya Pratiwi, harus ikut masuk ke dalam penjara.
Bersama ibu, paman, dan seorang kenalannya, Lidya Pratiwi ikut terlibat dalam perencanaan pembunuhan kekasihnya sendiri,Naek Gonggom Hutagalung
Saat ditemui dalam lomba memasak di Rutan Pondok Bambu pada tahun 2008 silam, Lidya Pratiwi sempat mengaku jika dirinya tersiksa tinggal di dalam penjara.
"Makanya kemerdekaan buat saya sangat berarti sekali. Tinggal di sini tersiksa juga. Kemerdekaan jelas sangat memengaruhi kehidupan kita,” ucap Lydia tersenyum,seperti yang NOVA.id kutip dari Kompas.com.
Ya, bagi Lidya, kemerdekaan RI berarti adanya remisi untuk para tahanan. Namun, ketika ditanya lebih jauh tentang bagaimana tersiksanya dia selama di penjara, Lidya enggan menjawab.
Lidya mengatakan, selama di penjara, salah satu aktivitas yang dia lakukan adalah ikut dalam kelompok belajar bahasa Inggris.
Selain itu, artis muda yang divonis hukuman penjara selama 14 tahun tersebut juga senang belajar memasak.
"Sekarang saya sudah bisa masak. Di sini kan banyak ibu-ibu. Mereka mengajari saya memasak sayuran. Masakan yang saya paling saya sukai adalah rendang,” tutur Lidya.
Meskipun demikian, tinggal di penjara tidak membuat Lidya merasa nyaman.
Lidya menyebut dirinya hanya ingin segera bebas.
"Ya maunya segera bebaslah, apa lagi," katanya sambil tertawa.
Selama di penjara, Lidya baru sekali menerima remisi, yaitu pada perayaan Natal 2007.
"Mudah-mudahan di hari kemerdekaan ini saya dapat remisi lagi," ucap Lidya.
Sementara itu, kabar terakhir yang diterima Tim NOVA.id dari petugas yang ditemui secara khusus oleh reporter Grid.id di Rutan Pondok Bambu, Jakarta, menyebutkan jika Lidya jarang ditengok keluarga.
Lidya lebih sering menghabiskan waktu bersama teman di tahanannya dan kerap terlihat sering beribadah.
Seperti yang diketahui, Lidya memang memutuskan untuk memeluk agama Islam setelah mimpi melihat Kakbah.
Dalam kasus pembunuhan Naek Gonggom, Lidya tidak terlibat secara langsung.
Yang terlibat pembunuhan langsung adalah ibunya yang bernama Vince Yusuf, pamannya yang bernama Tony Yusuf, dan seorang kenalan bernama Sukardi.
Keterlibatan Lidya karena dia mengetahui rencana pembunuhan, tapi tidak mencegahnya.
Artikel ini telah tayang di NOVA dengan judul "Tak Pernah Dikunjungi Keluarga dan Teman Selama di Penjara, Jeritan Hati Lidya Pratiwi: Tinggal di Sini Tersiksa!"
(*)