Indonesia Patut Bersyukur, Hindari Deteksi Otoritas Lintas Udara Agar Sampai di Tanah Air, Pesawat Cessna yang Angkut Narkoba Rp 1 Triliun Ini Jatuh di Papua Nugini, Polisi: Sindikat yang Serakah!

Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:42
australianaviation.com.au

Pesawat pengangkut kokain jatuh

GridHot.ID - Sebuah insiden pesawat jatuh terjadi pada 26 Juli 2020 lalu.

Pesawat yang dilaporkan lepas landas dari Bandara Mareeba di Queensland itu jatuh di Papua Nugini.

Saat ditemukan, terdapat sejumlah paket narkoba di dalam pesawat tersebut.

Baca Juga: Laut China Selatan Bisa Membara, Pakar Militer Sebut F-22 Raptor Amerika Serikat Bakal Loyo Lawan J-20 China, Kemampuan Ini yang Bakal Bungkap Negeri Paman Sam

Mengutip serambinews.com, pesawat ringan model Cessna dikabarkan terjatuh di sebuah wilayah yang berbatasan langsung dengan Indonesia.

Pesawat tersebut dikabarkan terbang dari Bandara Mareeba di Queensland, Australia dan memiliki tujuan ke Indonesia.

Burung besi yang ternyata membawa barang terlarang tersebut dikabarkan mengudara pada 26 Juli 2020, bulan lalu.

Baca Juga: Kirimkan Pesawat Avro Vulcan untuk Bantu Malaysia Bom Jakarta, Inggris Mendadak Batalkan Misi, Ngibrit Ketakutan Saat Tahu Soekarno Punya Senjata Ini

Namun beberapa jam kemudian atau antara pukul 13.00 dan 14.30 waktu setempat, kapal terbang ringan ini sempat mendarat di landasan pacu terpencil di Papa Lea Lea.

Selanjutnya, pesawat melanjutkan perjalanannya ke Indonesia, namun ternyata tak jua sampai di Tanah Air.

Ternyata pesawat dikabarkan mengalami insiden kecelakaan hingga menyebabkan pesawat terjatuh.

Lokasi kejadian disebut di wilayah utara ibu kota Papua Nugini, Port Moresby pada hari Sabtu (1/8/2020).

Melansir dari Sky News, Indonesia patut bersyukur lantaran pesawat yang terjatuh di Papua Nugini tersebut bisa membahayakan bagi Indonesia.

Baca Juga: Awalnya Tak Sadar Sedang Direkam, Pramugari Cantik Ini Tersipu Malu Usai Tertangkap Kamera Salat di Pesawat, Warganet: Masya Allah Jarang-jarang Ada Pramugari Seperti Ini

Hal tersebut setelah diselidiki oleh pihak kepolisian setempat ternyata pesawat jenis Cessna itu membawa setidaknya setengah Ton narkotika jenis kokain.

500 kg kokain tersebut sedianya akan dibawa oleh pilot pesawat menuju Indonesia.

Namun lantaran keserakaan dari sang pemilik, pesawat yang tak seharusnya membawa barang seberat itu akhirnya terjatuh di wilayah Papua Nugini.

Baca Juga: Buat Arsitek dan Awak Kapal Induk Putar Otak, 5 Penemuan Senjata Perang Ini Jadi Ancaman Titik Lemah 'Kandang Terapung Jet Tempur', Salah Satunya Berjuluk 'Tongkat dari Tuhan'

Meski barang haram itu ditemukan di dalam pesawat yang telah hancur, namun tak seorang pun didapati oleh petugas di dekat lokasi kejadian.

"Sindikat yang begitu serakah berperan besar dalam jatuhnya pesawat," jelas Kepolisian Federal Australia (AFP) dalam rilis mereka.

Ternyata setelah ditelusuri oleh pihak kepolisian gabungan, petugas langsung menangkap setidaknya lima orang yang diduga memiliki keterlibatab dengan sindikat kejahatan di Melbourne.

Setidaknya temuan barang haram berupa kokain yang dimasukkan kedalam beberapa tas tersebut ditaksir senilai 80 juta dollar AS atau sekitar Rp 1 Triliun.

(Australian Federal Police via Sky News)
(Australian Federal Police via Sky News)

Gambar yang dirilis Kepolisian Federal Australia memperlihatkan paket kokain yang disita dari sebuah pesawat Cessna. Pesawat itu jatuh di Papua Nugini dengan membawa kokain senilai Rp 1 triliun dari Australia.

Baca Juga: Bukan Sulap Bukan Sihir, Mendadak Turun 'Hujan' di Kabin Pesawat, Penumpang Sampai Pakai Payung, Kok Bisa?

Pihak kepolisian Australia akhirnya menjatuhkan beberapa dakwaan pada kelima orang yang diduga terlibat dengan penemuan setengah ton kokain di bangkai pesawat jatuh tersebut.

Melansir dari Sky News, pesawat yang terbang dari Australia ke Papua Nugini tersebut berada di ketinggian 3.000 kaki.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari deteksi dari otoritas lintas udara di beberapa negara yang dilewati hingga menuju Indonesia.

Baca Juga: Wilayahnya Mulai Dicaplok Rusia, Ukraina Minta Bantuan NATO untuk Siapkan Latihan Militer, Ini Rencana yang Mereka Susun

"Penerbangan ini berbahaya bagi pesawat maupun mereka yang menaikinya. Apalagi dilakukan secara ilegal dan tanpa izin," jelas polisi.

Tak selang beberapa lama setelah penangkapan lima orang di Australia yang diduga terkait jaringan kriminal tersebut akhirnya pada 28 Juli kemarin sang pilot menyerahkan diri.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judulIndonesia Beruntung, Pesawat Jatuh Tujuan Jakarta Ini Ternyata Bawa Narkoba Senilai Rp 1 Triliun(*)

Tag

Editor : Dewi Lusmawati

Sumber Serambinews.com