Grid Hot - Seputar peristiwa terkini

Hujan Roket Tak Bisa Dihindari, Konflik Armenia Azerbaijan Malah Bisa Jadi Pemicu Perang Dunia 3 yang Paling Nyata di Tahun 2020, Negara-negara Ini Sampai Ikut Campur Urusi Perselisihan Keduanya

Selasa, 06 Oktober 2020 | 07:13
Grid Networks Dalam potongan video yang dirilis Kementerian Pertahanan Azerbaijan menunjukkan, tentara mereka menembakkan artileri ke wilayah pasukan Armenia di Nagorny Karabakh.
Azerbaijans Defense Ministry / YouTube via Russian Today

Dalam potongan video yang dirilis Kementerian Pertahanan Azerbaijan menunjukkan, tentara mereka menembakkan artileri ke wilayah pasukan Armenia di Nagorny Karabakh.

Gridhot.ID - Konflik Laut China Selatan seakan tak ada apa-apanya dengan perselisihan yang satu ini.

Armenia dan Azerbaijan sedang jadi sorotan habis-habisan dunia akhir-akhir ini.

Perselisihan antar negara tetangga, Armenia dengan Azerbaijan kian hari kian meruncing.

Hujan roket pun tak bisa dihidari di kota Karabakh sampai detik ini.

Puluhan korban dari militer maupun sipil hampir setiap hari berjatuhan.

Baca Juga: Buat Masyarakat Mendadak 'Latah' Jadi Pecinta Bunga, Ternyata Tanaman Liar Pinggiran Sungai Inilah yang Jadi Pemicunya, Punya Pasaran Harga Tinggi hingga Orang Rela Keluar Masuk Hutan

Ternyata pertempuran memperebutkan wilayah sengketa ini berpotensi menjadi perang dunia III.

Bagaimana tidak, banyak negara baik yang terang-terangan seperti Turki atau yang terselubung ikut campur dalam pertempuran tersebut.

Bahkan beberapa negara itu kedapatan mengirimkan pasukan militernya untuk membantu salah satu negara yang sedang bertikai.

Melansir dari The Guardian, Turki di bawah kepemimpinan Erdogan memang secara gamblang mendukung perjuangan Azerbaijan untuk melawan Armenia.

Bahkan Erdogan kedapatan mengirim pasukan militer bayara, ahli militer, serta artileri berat ke medan perang di Karabakh.

Baca Juga: Dianggap Jokowi 'Paket Komplet', Inilah Rekam Jejak KSAD Andika Perkasa, Jenderal Berotak Cemerlang yang Pernah Tergabung di Pasukan Elite

Mengutip dari AFP, (3/10/2020), Erdogan diketahui mengirim tentara bayaran yang berasal dari Suriah untuk membantu pasukan Azerbaijan.

Pada Jumat (2/10/2020) Perdana Menteri Nikol Pashinyan mengatakan ke surat kabar Perancis Le Figaro, bahwa Turki telah "memberangkatkan ribuan tentara bayaran dan teroris" ke Azerbaijan dari Suriah utara.

Pashinyan dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam panggilan telepon, menyatakan "keprihatinan serius" atas laporan "keterlibatan dalam aksi militer gerilyawan kelompok bersenjata ilegal dari Timur Tengah," ujar Kremlin.

Meski lewat akun Twitter pribadinya Erdogan mengatakan ingin menghancurkan Armenia, namun belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintahan Turki.

"Ada lagi potongan informasi yang salah terhadap Azerbaijan," ucap Hikmat Hajiyev asisten presiden urusan luar negeri Azerbaijan, dalam konferensi pers.

Baca Juga: Kesaksiannya Hebohkan Dunia, Pria dan Wanita Ini Klaim Telah Jalan-jalan ke Akhirat Saat Mati Suri, Ngaku Ketemu Tuhan hingga Lihat Michael Jackson Disiksa di Api Neraka

"Kami sepenuhnya menolaknya, Azerbaijan tidak butuh pasukan asing karena kami punya angkatan bersenjata profesional dan kami juga punya pasukan cadangan yang cukup."

Namun kenyataannya, salah seorang ahli militer asal Inggris mendapatkan bukti setidaknya sebanyak 1.200 orang Suriah datang ke Azerbaijan.

Kerabat ketiga tentara itu mengonfirmasi ke AFP anggota keluarga mereka tewas, sementara netizen membagikan foto 4 prajurit yang tewas dalam bentrokan.

Menurut Macron, laporan intelijen menunjukkan 30 prajurit yang ditarik dari "kelompok milisi" dari kota Aleppo di Suriah telah melintasi Gaziantep di Turki, dalam perjalanan menuju Azerbaijan.

"Para prajurit ini dikenali, dilacak, dan telah diidentifikasi," ungkapnya.

Baca Juga: 2 Minggu Kabur, Polisi Mulai Endus Keberadaan Cai Changpan di Hutan Tenjo, Kabid Humas Polda Metro Jaya: Tidak Mungkin Dia Bertahan...

Di sisi lain, pasukan Armenia diketahui mendapat bantuan dari beberapa negara seperti Suriah dan Lebanon.

Orang-orang dari kedua negara tersebut kini dikerahkan ke Armenia dan masuk dlaam jajaran angkatan bersenjata Armenia.

"Orang-orang Armenia dari Suriah dan Lebanon sedang dikerahkan ke Armenia, dan mereka termasuk dalam jajaran angkatan bersenjata Armenia yang berperang melawan Azerbaijan," ucap Hajiyev.

Observatorium mengatakan, ratusan orang Armenia dari Suriah telah bergabung dalam pertempuran itu, tetapi seorang pejabat.

Armenia di Suriah utara membantahnya.

Baca Juga: 75 Tahun Berjuang Pertahankan Kemerdekaan Indonesia, Inilah Gambaran Kekuatan TNI yang Kian Hari Makin Bertambah Solid, Berikut Deretan Pasukan Elit yang Dimiliki

Anggota parlemen Armenia dari Lebanon Hagop Pakradounian menyampaikan, "Partai-partai politik Armenia tidak berniat mengirim orang-orang muda (ke Karabakh), tidak ada tindakan terorganisir seperti itu."

Artikel ini telah tayang di Sosok.ID dengan judul Bukan Hanya Pertikaian 2 Negara, Pertempuran Armenia-Azerbaijan Ternyata Jadi Perang Dunia III, Tak Hanya Turki Tapi Beberapa Negara Lain Ikut Berperang, Ini Buktinya!

(*)

Tag

Editor : Angriawan Cahyo Pawenang

Sumber Sosok.id