Laporan Wartawan GridHot.ID, Septia Gendis Pangestu
GridHot.ID - Cuaca ekstrem kini tengah melanda berbagai wilayah di dunia.
Salah satu yang ikut terdampak cuaca ekstrem adalah negara Inggris.
Melansir dari Mirror, Inggris sedang bersiap menghadapi akhir pekan yang dingin karena suhu turun ke -2 derajat celcius pada hari ini hingga seminggu ke depan.
Prakiraan cuaca di Inggris bahwa kabut beku akan membuat suhu turun ke -2 derajat celcius sebelum mengalami 'polar blast' (ledakan kutub).
Kondisi cuaca yang membeku diperkirakan terjadi di seluruh bagian utara Inggris.
Sebuah "ledakan kutub" bisa melanda Skotlandia, dan mencapai suhu di bawah nol ke wilayah itu di musim dingin pertama.
Pada hari Sabtu, sebagian besar Inggris akan tertutup kabut beku dan suhu akan tetap dingin.
Saat dini hari, suhu minimum diperkirakan akan mencapai -2 derajat celcius.
Dan tidak akan menjadi lebih hangat seminggu kedepan, dengan sebagian besar negara merncapai 4 celcius atau 5 celcius pada awal Desember.
Sebagian besar tempat akan kering dan tenang di akhir pekan, tetapi akan ada banyak kabut beku di sekitarnya.
"Dua kata yang menyimpulkan akhir pekan ini, kering dan suram," kata Ahli Meteorologi, Aidan McGivern.
Meskipun sebagian besar negara tetap kering, namun beberapa daerah cenderung mengalami hujan lebat di siang hari.
"Kami akan melihat jadwal hujan untuk Inggris barat daya ke Wales hingga Sabtu dini hari," ucap McGivern.
"Juga akan ada beberapa hujan di utara Skotlandia, tapi itu akan bergeser," imbuhnya.
Irlandia Utara dan Inggris Utara akan berkabut sedangkan Skotlandia Selatan berembun beku.
"Skotlandia mempunyai "hari yang indah" di hari Sabtu dengan "banyak sinar matahari" meskipun suhu dingin," ucapMcGivern.
Irlandia Utara juga akan cerah sebelum awan datang pada hari Sabtu.
Peramal cuaca mengatakan Inggris dan Wales akan tetap abu-abu dan suram sepanjang hari.
Kabut di sekitar hari Minggu akan berkurang dan suhu akan terasa sedikit lebih sejuk.
(*)