Find Us On Social Media :

Joe Biden Makin Garang, Tak Ada Takut-takutnya Ladeni Ganasnya Negeri Beruang Merah, Keluarkan Pernyataan Kontroversial Tuduh Putin Sebagai 'Pembunuh'

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Gridhot.ID - Perang dingin antara Rusia dengan Amerika Serikat masih berlangsung hingga sekarang.

Rival abadi ini kerap berlomba membuat senjata tercanggih untuk menunjukkan kekuatan negaranya.

Belakangan ini, hubungan Rusia dengan Amerika kembali memanas.

Baca Juga: Keinginannya Liburan ke Bali Tak Pernah Diwujudkan Malah Ditinggal Kiwil Bulan Madu dengan Wanita Lain, Rohimah Pamer Jelajahi Langit Pulau Dewata Pakai Helikopter: Menghilangkan Penat

Hal ini terjadi usai Rusia memanggil pulang duta besarnya untuk Amerika Serikat kembali ke Moskow untuk konsultasi tentang masa depan hubungan AS-Rusia pada Rabu (17/3/2021).

Melansir dari Kontan.co.id, langkah ini diambil setelah Presiden AS Joe Biden mengatakan Vladimir Putin akan "membayar harga" atas dugaan campur tangan pemilu di Amerika.

Biden mengeluarkan ancamannya setelah laporan intelijen AS mendukung tuduhan lama bahwa Putin berada di balik campur tangan pemilihan di Amerika Serikat, sebuah tuduhan yang disebut Rusia tidak berdasar.

Baca Juga: Terang Saja Brotoseno Pilih Tata Janeeta, Sosok Ini Bongkar Tabiat Angelina Sondakh yang Bikin Adjie Massaid Buat Surat Perjanjian Sebelum Meninggal: Adjie Sangat Takut Soal Itu

 

Bahkan Presiden berusia 78 tahun itu menyindir bahwa Vladimir Putin adalah "seorang pembunuh".

Mendengar pernyataan kontroversial yang dibuat oleh Biden, Presiden Putin bereaksi.