Find Us On Social Media :

Wanita yang Viral Dinikahi TNI Gadungan Ngaku-ngaku Anak Angkatnya, Danrem Madiun Membantah Lewat Anak Buah: Kolonel Inf Waris Ari Nugroho Putranya Masih Kecil-kecil

Tersangka TNI gadungan berhasil diamankan.

GridHot.ID - Belakangan ini publik dihebohkan dengan kasus TNI AD gadungan yang menyeret nama Slamet Iskandar Syah.

Slamet Iskandar Syah, warga asal Brebes itu mengaku sebagai TNI AD dan melakukan tindakan penipuan dengan modus menjanjikan korbannya lolos menjadi prajurit TNI.

Tak hanya itu, Slamet Iskandar Syah yang menjadi TNI gadungan itu juga mengaku jika dirinya adalah menantu dari Kolonel Inf Waris Ari Nugroho.

Mendengar hal tersebut, pihak Kolonel Inf Waris Ari Nugroho pun turut membuka suara.

Dikutip GridHot.ID dari TribunMadiun.com, Korem 081/Dhirotsha Jaya Madiun memastikan bahwa komandannya yaitu Kolonel Inf Waris Ari Nugroho tidak punya hubungan sama sekali dengan TNI gadungan berinisial Slamet Iskandar Syah tersebut. 

Kapenrem 081/DSJ, Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko menyebut bahwa Kolonel Inf Waris Ari Nugroho tidak punya hubungan ayah-anak angkat dari istri Slamet Iskandar Syah, yaitu SD.

"Laki-laki dan perempuan itu sudah tertangkap di Brebes dan diserahkan ke POM setelah itu diserahkan ke polisi," kata Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko, Jumat (25/3/2022).

"Intinya bahwa Danrem (Waris Ari) tidak ada sangkut pautnya dengan yang bersangkutan, oknum yang ngaku tentara termasuk istrinya yaitu SD. SD bukan apa-apanya (Waris)," lanjutnya, Jumat (25/3/2022).

Menurut Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho telah menerima kabar pencatutan nama dirinya dalam surat undangan pernikahan SIS dan SD.

Baca Juga: Pupus Angan Anak Gadis Kolonel Nikah Pakai Pedang Pora, Ngaku-ngaku Ajudan Panglima Andika Perkasa, TNI Gadungan di Brebes Ditangkap Sehari Sebelum Resepsi Mewah

Namun begitu, Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko tidak mau ambil pusing, lantaran keduanya sudah diamankan pihak yang berwajib.

"Danrem tidak mau menanggapi tapi beliau sudah lapor ke Pangdam V Brawijaya. Karena sudah tertangkap, ya biar diproses saja," terang Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko, Jumat (25/3/2022).