Ancaman Perang Dunia Ketiga yang Diucapkannya Seolah Jadi Nyata, Lord Rangga Sunda Empire Ngaku Sudah Hubungi Putin: 2023 Berakhirnya Masa Perang Ukraina dan Rusia

Kamis, 31 Maret 2022 | 10:13
(KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

Salah satu petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana

GridHot.ID - Kemunculan Sunda Empire beberapa waktu lalu sempat membuat heboh publik.

Melansir tribunnewswiki.com, bahkan petinggi Sunda Empire Rangga Sasana mengaku berpangkat Letnan Jenderal.

Tak hanya itu, menurut Rangga Sasana, Sunda Empire diakuinya mampu menghentikan perang nuklir yang tengah terjadi.

Sementara itu, dilansir dari tribunsumsel.com, belakangan nama Rangga Sasana atau dikenal Lord Rangga selaku mantan petinggi Sunda Empire gencar menyuarakan soal ancaman perang nuklir di masa depan.

Ucapan tersebut seolah menjadi kenyataan lantaran di masa kini telah terjadi perang antara Rusia dan Ukraina.

Lord Rangga kembali menjadi sorotan usai Uya Kuya mengundang mantan petinggi Sunda Empire ini ke podcast youtubenya.

Dalam video tersebut, Uya Kuya mengaku salut dengan Lord Rangga yang dinilai pernyataannya beberapa waktu lalu mengungkapkan mengenai perang dunia ketiga yang akan kembali terjadi.

"Sekarang saya salut sama Sunda Empire karena ada pernyataan Lord di beberapa tahun yang lalu jadi kenyataan," ungkap Uya Kuya dari kanal Youtubenya.

Sebelumnya Lord Rangga angkat bicara terkait ancaman Perang Dunia Ketiga (World War III).

Baca Juga: Sempat Hebohkan Satu Indonesia Gegara Ngaku Keturunan Prabu Siliwangi, Lord Rangga dengan Pedenya Mengaku Didekati Sederet Artis Cantik Tanah Air, Salah Satunya Anya Geraldine: Sama-sama Menyelami

Pernyataan Lord Rangga soal ancaman perang nuklir itu viral di TikTok milik akun @ariffebri86.

Lord Rangga mengungkapkan saat ini dunia perlu memiliki tatanan baru.

"Kita lihat lebih prinsip point bahwa dunia ini harus ditata kembali dan kita memasuki dunia ketiga, disitu ada pointnya, pertanyaannya siapa yang mau nata, siapa yang peduli itu nuklir diledakan," beber Rangga Sasana atau Lord Rangga.

"Sementara mereka istri dan anak-anaknya diselamatkan, ada yang berani melawan sepuluh itu, siapa yang berani teriak, bahwa keselamatan bumi kita semua punya kewajiban untuk menyelamatkan bumi," sambung Lord Rangga.

Meski pernyataan yang disampaikan Lord Rangga itu entah benar atau tidak, ucapan tersebut kini kian dikaitkan dengan peristiwa invasi Rusia ke Ukraina saat ini.

"Sudah tahu karena itu berkaitan dengan perang dunia ketiga ini terjadi pasti, rancangan dunia ketiga itu ada, tanggal 16 Agustus 2020 itu merupakan memasuki tanggal 1 adalah dunia tiga," ujar Lord Rangga.

Selain itu, menurut Lord Rangga adanya peristiwa merebaknya pandemi Covid-19 juga berkaitan dengan hubungan dari strategi perang dunia ketiga.

"Di luar dari perang saat ini yang perang senjata adalah ada covid dan ada sebagainya, itu juga bagian perang" ungkap Lord Rangga.

Lord Rangga sendiri terlibat memiliki upaya pencegahan untuk mengentikan perang Ukraina dan Rusia.

Baca Juga: Banting Stir Jadi YouTuber dan Penulis Buku Setelah Bebas dari Penjara, Petinggi Sunda Empire Ingin Menyebarkan Gagasan, Kuasa Hukum: Sudah Ada Kerangka Berpikirnya

Diakuinya ia telah menghubungi Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Menurutnya, perang antara Rusia dan Ukraina tidak seharusnya terjadi, Ia menghimbau masyarakat dunia agar perang tersebut secepatnya akan selesai.

Hal ini dibuat agar hidup dilakukan secara damai.

"Perang itu tidak boleh sembarangan, satu negara memerangi negara lain," ungkap Lord Rangga.

"Kalau persoalan nuklir dipaksakan diledakkan apalagi 10 negara, kiamat semua negeri," pungkasnya.

Terakhir, berdasarkan prediksi yang disampaikan Lord Rangga terkait berhentinya perang dunia ketiga anatara Rusia dan Ukraina.

"Pasti akan berhenti tidak lebih dari tahun 2023, 2023 berakhirnya masa perang Ukraina dan Rusia" pungkasnya. (*)

Tag

Editor : Desy Kurniasari

Sumber TribunSumsel.com, Tribunnewswiki.com