Grid Hot - Seputar peristiwa terkini

Pergoki Ferdy Sambo Pukul Tembok Usai Brigadir J Tewas, Eks Kasat Reskrim Polres Jaksel Ungkap Reaksi Suami Putri Candrawathi: Saya Lihat Sudah Mau Nangis

Senin, 14 November 2022 | 17:00
Grid Networks Sosok mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo sekaligus suami Putri Candrawathi.
Kompas.com

Sosok mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo sekaligus suami Putri Candrawathi.

Laporan Wartawan Gridhot.ID - Akhsan Erido Elezhar

Gridhot.ID -Fakta baru tentang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kembali diungkap oleh MantanKepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit.

AKBP Ridwan Soplanitmengungkap fakta baru kasus yang menyeret nama Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Pasalnya,AKBP Ridwan Soplanit memergoki Ferdy Sambo sekaligus suami dari Putri Candrawathi memukul tembok dengan keras usai insiden penembakan Brigadir J.

Dilansir Gridhot.ID dari artikel terbitan Kompas.com, 3 November 2022, mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit melihat Ferdy Sambo memukul tembok dengan keras usai Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tewas ditembak.

Hal tersebut disampaikan Ridwan Soplanit saat bersaksi dalam sidang dengan terdakwa Irfan Widyanto di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022).

Awalnya, Ridwan Soplanit mengaku, ia melihat ada jenazah Brigadir J yang sudah tertelungkup di lantai dengan kepala menoleh ke kiri.

Selain itu, ada juga retakan cermin, lubang bekas tembakan di dinding dekat tangga, selongsong peluru, dan satu senjata api.

Ridwan kemudian mengatakan bahwa Ferdy Sambo saat itu mengaku tidak melihat peristiwa tembak-menembak antara Brigadir J dan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

"FS itu menyampaikan bahwa dia mendapat keterangan dari anggotanya yang di situ. Saat itu, si Richard menyampaikan kepada dia. Dia tidak melihat (tembak menembak), saat menyampaikan ke saya," ujar Ridwan Soplanit.

Baca Juga: Lowongan Kerja Lulusan S1, PT PANN Maritime Finance Buka Kesempatan Emas di Posisi Ini, Simak Syarat dan Cara Mendaftarnya

Menurut Ridwan, Ferdy Sambo lantas menunjuk ke arah pintu kamar.

Ridwan mengatakan, Ferdy Sambo menyebut bahwa istrinya, Putri Candrawathi, dilecehkan di kamar itu.

Selain itu, Ferdy Sambo menyebut Brigadir J juga melecehkan Putri Candrawathi di Magelang.

"Ini sebenarnya ini kejadian akibat dari istri saya dilecehkan. Ini istri saya dilecehkan dan peristiwa ini juga sebelumnya di Magelang," ujar Ridwan menirukan perkataan Sambo kepadanya.

Setelah itu, menurut Ridwan, Ferdy Sambo memukul tembok dengan keras.

Ridwan juga melihat Ferdy Sambo sudah ingin menangis karena matanya berkaca-kaca.

"Kemudian sambil ngobrol, tangan kanannya menepuk ke arah tembok dengan keras, kemudian kepalanya nyandar di tembok. Dan dia kembali lihat saya. Saya lihat FS, matanya sudah berkaca-kaca seperti sudah mau menangis. Tampak sedih," ujar Ridwan.

"Setelah itu saya menyampaikan kepada FS bahwa, 'mohon izin jenderal, saya harus segera panggil tim olah TKP saya'," katanya melanjutkan.

Diketahui, Ferdy Sambo didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J bersama-sama dengan Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Baca Juga: Konon Khodam Raja Naga Geni Wariskan Hartanya pada Weton-weton Ini Sehingga Mereka Jauh dari Kekurangan, Siapa Saja?

Lalu bagaimanakah rekam jejak Ridwan Soplanit dalam karir kepolisiannya?

Dikutip Gridhot.ID dari artikel terbitan Tribunnews, 3 November 2022, dalam tingkatan di kepolisian, Ridwan Soplanit memiliki pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP.

Pada tahun 2021, Ridwan Soplanit sudah mengemban jabatan sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan.

Namun, pada tahun 2022, Ridwan Soplanit tersandung perkara pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Tribunnews
Tribunnews

Sosok Ridwan Soplanit.

Kemudian, Ridwan Soplanit dicopot dari jabatannya Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Lantas, ia dimutasi menjadi perwira menengah (Pamen) Yanma Polri sejak Agustus 2022.Hal itu tertuang pada surat telegram (STR) terkait mutasi anggota polri Nomor: 1628/VIII/KEP/2022 yang diteken pada Kamis, 4 Agustus 2022.

Diketahui, Ridwan Soplanit merupakan polisi pertama yang datang pertama kali ke TKP pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

Ridwan Soplanit datang ke TKP pembunuhan Brigadir J setelah ditelepon oleh mantan Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo melalui sopirnya.

Rekam Jejak

Baca Juga: 3 Pasal Menjerat Baim Wong dan Paula Verhoeven di Kasus Konten Prank KDRT, Polisi: Saksi Sementara Ada 7

Selama menjalani kariernya sebagai polisi, Ridwan Soplanit pernah mengungkap berbagai kasus yang menarik perhatian publik.

Di antaranya, Ridwan berhasil menangkap pelaku pengeroyokan siswa SMA Negeri 70 pada Juni 2022.

Dalam kasus pengeroyokan ini, Ridwan menangkap enam orang pelaku.

Pada April 2022, Ridwan menangkap bos PS Store, Putra Siregar, dan artis Rico Valentino terkait kasus dugaan pengeroyokan terhadap seseorang.

Di bawah kepemimpinan Ridwan, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan juga berhasil menangkap tukang siomay bernama Kusni alias Tebet yang melakukan tindakan rudapaksa terhadap bocah perempuan berinisial ZAF (6).

Selain itu, Ridwan juga mengungkap kasus pembunuhan koki muda bernama Fiky Firlana (22) yang jasadnya ditemukan di TPU Kober, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan juga telah menetapkan tersangka terhadap 6 karyawan Holywings Indonesia terkait kasus penistaan agama

(*)

Tag

Editor : Dewi Lusmawati

Sumber Kompas.com, Tribunnews