Find Us On Social Media :

Sudah Dilihat 25 Juta Kali di Twitter, Viral Ramalan Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev Sebut Jerman-Perancis Perang hingga Ukraina Akan Bubar di 2023, Elon Musk: Prediksi Paling Absurd

Medvedev menjabat sebagai presiden Rusia pada 2008-2012 dan perdana menteri pada 2012-2020.

Laporan Wartawan Gridhot.ID - Akhsan Erido Elezhar

Gridhot.ID - Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev memaparkan prediksi tahun 2023 dan ramalannya ini viral.

Hingga Selasa (27/12/2022), prediksi yang dia tulis di Twitter dalam bentuk utas tersebut sudah dilihat 25 juta kali dan disuka oleh lebih 37.000 akun.

Dilansir Gridhot.ID dari artikel terbitan Kompas.com, 28 Desember 2022, pemilik baru Twitter, Elon Musk, menggambarkan ramalan politisi yang sekarang menduduki jabatan wakil ketua Dewan Keamanan Rusia tersebut sebagai "prediksi paling absurd yang pernah ia dengar".

Sosok yang juga pernah menjadi perdana menteri Rusia itu meramal bahwa akan terbentuk semacam negara baru di Eropa, yang antara lain terdiri dari Jerman, Polandia, negara-negara Baltik, Czechia, Slovakia, dan Republik Kyiv.

Wilayah yang sekarang dikenal sebagai Ukraina barat akan diduduki oleh Polandia dan Hungaria.

Ini mengisyaratkan bahwa pada 2023 negara Ukraina akan bubar.

Medvedev juga memprediksi perang antara Perancis dan negara baru pimpinan Jerman akan pecah.

"Eropa akan terpecah, Polandia akan mengalami partisi sebagai akibatnya," kata Medvedev. Uni Eropa dan mata uang euro akan bubar Soal Uni Eropa, Medvedev mengatakan organisasi regional ini akan bubar setelah Inggris bergabung kembali dan euro tidak akan lagi sebagai mata uang tunggal.

Inggris menggelar referendum keanggotaan Uni Eropa pada 2016 dan hasilnya dijadikan dasar oleh pemerintah Inggris untuk keluar dari organisasi tersebut.

Baca Juga: Diramalkan Primbon Jawa Jadi Pertanda yang Berbeda Berdasarkan Letaknya, Simak Arti Kedutan di Buah Zakar

Menurut Medvedev, Irlandia Utara akan lepas dari Inggris dan bergabung dengan Negara Republik Irlandia.