GridHot.ID - Kesuksesan lagu Cinderella selama puluhan tahun yang dipopulerkan Band Radja rupanya tak seindah realita yang didapatkan pencipta lagunya.
Pencipta lagu Cinderella yang dipopulerkan Band Radja, yakni Rival Achmad Labbaika alias Ipay, merasa tidak mendapatkan apa-apa meski karyanya hits di industri musik Indonesia.
Ian Kasela terlihat santai dan tenang hadapi polemik hak cipta lagu Cinderella dengan Rival Achmad Labbaika alias Ipay.
Melansir wartakotalive.com, Ian Kasela seolah tidak mempersoalkan somasi (teguran) yang dilakukan Rival Achmad Labbaika alias Ipay.
Ipay adalah pencipta lagu Cinderella yang dipopulerkan Band Radja dan Ian Kasela.
Dalam somasinya kepada Ian Kasela, Ipay melayangkan tuntutan ganti rugi Rp 20 miliar.
"Biarlah kafilah tetap berlalu," tulis Ian Kasela di akun media sosialnya dikutip Minggu (30/7/2023).
Sejauh ini Ian Kasela belum menjelaskan terkait somasi yang dilayangkan pencipta lagu Cinderella tersebut.
Vokalis Band Radja itu seolah tetap santai sekalipun ada somasi dari Ipay.
Sebelumnya Ipay mengatakan, merasa tidak menerima hak ekonomi dari lagu Cinderella yang dinyanyikan Ian Kasela bersama Band Radja.
Minola Sebayang, pengacara Ipay, menyatakan, kliennya melayangkan somasi ke Ian Kasela pada Selasa (25/7/2023).
Somasi dilakukan karena Ipay adalah pencipta tunggal lagu Cinderella yang dipopulerkan Ian Kasela bersama Band Radja.
"Somasi ini berlaku selama tiga hari," kata Minola Sebayang di kantornya, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/2023).
"Hari Jumat ini adalah hari terakhir somasi dan ada tuntutan hak ekonomi dalam somasi ini sebesar Rp 20 miliar," lanjutnya.
Minola Sebayang mengatakan, Ian Kasela sudah menerima somasi tersebut dan langsung menghubunginya untuk melakukan pertemuan dengan Ipay.
Minola menerima itikad baik Ian Kasela walaupun tidak tahu alasan vokalis Band Radja itu mau bertemu dengan Ipay.
"Dia bilang mau mencari solusi setelah disomasi," kata Minola Sebayang.
Lagu Cinderella pun berhasil menjadi single hits band Radja pada 1996.
Namun, Ipay tidak pernah menerima kontrak kerjasama dari Ian Kasela dan kawan-kawan.
Ipay memeriksa ke Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) tahun 2002 terkait pendaftaran lagu Cinderella, dan hasilnya dal data penciptanya hanya tertulis nama Ian Kasela.
Selama lebih dari 20 tahun, Ipay tidak mendapatkan hak ekonomi dan hak moral atas lagu Cinderella dari Band Radja sepeser pun.
Dilansir dari tribunsolo.com, vokalis band Radja, Ian Kasela terlihat santai dan tenang hadapi polemik hak cipta lagu Cinderella dengan Rival Achmad Labbaika alias Ipay.
Ian Kasela disomasi Ipay sebesar Rp 20 miliar, lantaran diduga menghilangkan asal usul lagu Cinderella serta dugaan melanggar hak cipta dari lagu tersebut.
Demikian, Ian Kasela tidak takut dengan somasi dilayangkan Ipay dan menuntutnya membayar kerugian sebesar Rp 20 Miliar, atas lagu Cinderella.
"Saya punya bukti perjanjian secara tertulis. Silahkan saja somasi saya," kata Ian Kasela ditemui di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2023).
Ian pun membocorkan kalau label musik terkenal, yakni Nagaswara jadi saksi kunci, namun diduga terlibat dalam polemik lagu Cinderella.
"Gue mencurigai atau menduga, waktu 2010 gue bikin perjanjian, dan yang membuat perjanjian ini sudah almarhum, apakah si perjanjian masuk dalam almarhum," jelasnya.
"Kita ada perjanjian nih 2010, yang dibuat si A. Apakah perjanjian itu juga ikut terkubur?" sambungnya.
Vokalis grup band Radja itu beruntung punya saksi kuat yang bisa memenangkan dirinya atas polemik lagu Cinderella dengan Ipay. "Alhamdulillah Tuhan kasih jalan, ada saksi dari gue. Mungkin nggak apa gue buka juga, ada komentar, ibaratnya, mobil atau rumah yang kalian serahkan, ada perjanjian," ucapnya.
"Lalu 10 tahun kemudian, kalian masih mengakui itu punya kalian," tambahnya.
Ian Kasela menegaskan siap menghadapi segala tuntutan hingga laporan pidana atau perdata, yang akan dilakukan Ipay terkait polemik lagu Cinderella.
"Dia (Ipay) mensomasi tidak apa-apa. karena isi somasinya yang saya bilang tadi kan, disitu tidak membuktikan. saya punya perjanjian loh, saya punya bukti loh, saya punya data loh," ujar Ian Kasela.(*)