Grid Hot - Seputar peristiwa terkini

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Setelah Wakil Kedutaan Besar Inggris Tewas Karena Virus Corona, Pangeran Charles Kini Harus Bekerja dari Rumah Gara-gara Hal yang Sama, Putra Sulung Ratu Elizabeth II Positif Covid-19

Jumat, 27 Maret 2020 | 15:13
Grid Networks Steven Dick meninggal dunia akibat virus corona (kiri), Pangeran Charles positif terinfeksi virus corona (kanan)
gov.uk | Kompas.com/Dhoni Setiawan

Steven Dick meninggal dunia akibat virus corona (kiri), Pangeran Charles positif terinfeksi virus corona (kanan)

GridHot.ID- Wakil dubes Inggris untuk Hungaria, Steven Dic, meninggal dunia, Selasa (24/3/2020) waktu setempat.

Dilansir CNN, Wakil Kepala Misi untuk kedutaan Inggris di Budapest, Hungaria itu, meninggal karena positif terinfeksi Corona.

Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, mengungkapkan duka yang mendalam atas kepergian Steven.

"Saya sangat sedih dengan berita kematian Steve, dan saya turut berduka cita untuk orang tuanya Steven dan Carol," kata Dominic.

Baca Juga: Bak Lepas dari Kandang, Warga Wuhan Terekam Kamera Berbondong-bondong Turun ke Jalan, Ucapkan Terimakasih Pada Para Relawan yang Rela Tinggalkan Rumah Demi Lawan Virus Corona

Dominic menambahkan, Steven adalah seorang diplomat yang berdedikasi.

Steven dianggap mewakili Inggris dengan keterampilan dan semangat yang hebat.

"Dia akan dirindukan oleh semua orang yang mengenalnya dan bekerja dengannya," tutur Dominic.

Orang tua Steven juga mengeluarkan sebuah pernyataan tentang sang anak.

Baca Juga: Gawat, Virus Corona Lumpuhkan Istana Malaysia, Raja dan Ratu Negeri Jiran Sampai Masuk Karantina, Kementerian Langsung Cari Sumber Penyebaran

"Steven adalah putra, cucu, dan keponakan yang sangat dicintai," katanya kepada kantor berita Inggris, PA.

"Dia baik, lucu, dan murah hati. Selalu menjadi impiannya untuk bekerja di Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran, dan dia sangat senang mewakili negara kita di luar negeri," imbuhnya.

Menurut gov.uk, pria 37 tahun itu juga pernah bekerja di kedutaan besar Inggris di Riyadh dan Kabul.

Perannya sebagai Wakil Kepala Misi membuatnya menjadi penasihat utama untuk Duta Besar Inggris di Hungaria, lain Lindsay.

Baca Juga: Wakil Gubernur DKI Jakarta Tak Kunjung Terpilih Bahkan Sampai Tertunda, Politisi Ini Singgung Nasib Anies Baswedan: Bisa Saja Pak Gubernur Kena Corona

Steven juga pernah bekerja di Departemen Digital, Budaya, Media, dan Olahraga pemerintah Inggris.

Pangeran Charles positif virus corona

Pangeran Charles dinyatakan positif terjangkit Covid-19 oleh pihak kantor kerajaannya pada Rabu (25/3/2020).

"Pangeran Wales terbukti positif mengidap Corona virus," kata Clarence House pada pernyataanya dilansir Channel News Asia.

"Dia telah menunjukkan gejala-gejala ringan tetapi masih sehat. Dia telah bekerja dari rumah selama beberapa hari terakhir seperti biasa," lanjutnya.

Baca Juga: Cuma Punya 60 Ventilator, Jubir Satgas Virus Corona di Papua Larang Kunjungi Bumi Cenderawasih, Silwanus : Menghadapi Kami Punya Masyarakat Saja Tidak Mampu

Menurut pernyataan kantor, meski The Prince of Wales memiliki hasil tes positif, tapi tidak dengan istrinya Camilla.

"Duchess of Cornwall juga sudah dites, tetapi tidak memiliki virus," kata Clarence House.

Menyoal kekhawatiran akan faktor usia Pangeran Charles yang sudah senja, pihak kantor menjelaskan, Prince of Wales dalam keadaan sehat.

"Tidak mungkin bisa memastikan dari siapa Pangeran tertular virus ini. Sebab banyaknya keterlibatan yang dia lakukan dalam peran publiknya selama beberapa minggu," jelas pihak Clarence House.

Baca Juga: Rela Tak Terima Orderan Demi Perangi Virus Corona, Perancang Kebaya Kondang Ini Punya Misi Mulia, Produksi APD Gratis untuk Tenaga Medis, Alasannya Mengharukan

Namun belakangan diketahui, Pangeran Charles sempat bertemu dengan Pangeran Albert dari Monako.

Saat itu, keduanya menghadiri acara WaterAid di London pada 10 Maret silam.

Lima hari setelahnya, Pangeran Albert dinyatakan positif terjangkit corona.

Sementara Charles baru didiagnosis menderita sakit Covid-19 dua minggu kemudian, yakni hari ini Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Covid-19 Bak Malapetaka, Artis Ini Justru Anggap Remeh Keganasan Virus Corona: Omong Kosong, Semua Orang Juga Akan Mati!

Setelah pertemuan dengan pangeran dari Monako, Pangeran Charles sempat menemui ibundanya, Ratu Elizabeth II pada 12 Maret.

Fakta terjangkitnya Charles dengan Covid-19, membuat resah para bangsawan istana.

Melansir Daily Mail, hal ini utamanya bagi ibunya dan ayahnya yakni Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip serta pejabat kerajaan lanjut usia lainnya.

Sementara itu, pihak Istana Buckingham mengaku kondisi Ratu sehat.

Baca Juga: Perang Hanya dengan Musuh yang Terlihat, Percakapan Menhan Dibocorkan Sang Ajudan, Sebut Lockdown Jadi Opsi Terbaik untuk Lawan Virus Corona

"Yang Mulia Ratu masih dalam kondisi sehat. Sang Ratu terakhir melihat Pangeran Wales secara singkat pada pagi hari tanggal 12 Maret," jelas pihak istana Buckingham.

Pangeran Charles adalah putra tertua dari Ratu Elizabeth II..

Jadipewaris tetap takhta Britania Raya, Charles pun dianugerahi gelar Pangeran Wales sejak tahun 195.

Hal tersebut menjadikannya sebagai orang terlama yang menyandang gelar itu sepanjang sejarah.(Citra Agusta/Ika Nur Cahyani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wakil Dubes Inggris Meninggal karena Terinfeksi Virus Corona

(*)

Tag

Editor : Siti Nur Qasanah

Sumber Tribunnews.com