Laporan Wartawan Gridhot, Desy Kurniasari
Gridhot.ID - Najwa Shihab sudah tak asing lagi di telinga masyarakat tanah air.
Sosoknya memang selalu vokal terhadap isu-isu terkini dalam pemerintahan.
Tak mengherankan dengan sikapnya yang tegas, Najwa Shihab mampu membuat narasumbernya gerogi.
Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Najwa Shihab dikenal sangat tajam, dan membuat suasana panggung menjadi tegang adalah keahlian wanita berusia 41 tahun ini.
Jadi tak heran kalau sosok Najwa Shihab kerap 'ditakuti' para narasumber yang disambangi olehnya.
Melansir arsip Gridhot, beberapa waktu lalu Najwa Shihab membuat surat terbuka yang ditujukan untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Pasalnya, Najwa Shihab menilai bahwa para anggota parlemen saat ini tidak fokus dalam mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh adanya pandemi global virus corona atau covid-19.
Sejumlah politikus tampaknya tak setuju dengan pendapat wanita yang akrab disapa Mbak Nana ini.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, bahkan meminta Najwa Shihab untuk meminta maaf kepada DPR secara institusional atas kritikannya.
Menurut Arteria, banyak hal yang disampaikan Najwa cenderung tidak benar dan provokatif.
"Saran saya secara pribadi, selaku anggota Komisi III, selaku anggota Badan Legislasi, dan selaku Deputi Penerangan Umum Satgas Lawan Covid-19 meminta Najwa minta maaf," kata Arteria dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).
"Ini kan statementnya sudah dikonstruksikan dan disengaja benar-benar untuk memfitnah dan menista pribadi maupun anggota DPR," lanjut dia.
Ia menilai, pernyataan yang disampaikan Najwa memiliki konsekuensi hukum yang serius.
Terlebih, disampaikan pada saat kondisi negara dalam tengah menghadapi situasi pandemi Covid-19.
"Saya yakin banyak yang disampaikan Najwa juga belum tentu benarnya. Tapi kan mereka malas menanggapinya dan mempermasalahkannya."
"Saya ingatkan bahwa kesabaran orang ada batasnya, jangan sampai merasa diri berparas cinderella berhati malaikat seperti enggak punya aib dan dosa," ujar dia.
"Sadarlah sebelum terlambat. Perbaiki diri. Apa perlu kita umbar ke publik aib dan dosa serta moralmu? Apa perlu jalur hukum yang akan menjadi penentu hidupmu?" pungkas Arteria.
Dikenal sebagai wanita yang garang terhadap isu-isu pemerintahan, jarang ada sisi lain dari Najwa Shihab yang terungkap ke publik.
Baik itu cerita soal keluarga, rumah tangga, ataupun sisi-sisi lain.
Dilansir dari Grid.id, ada sisi lain Najwa Shihab yang dibongkar oleh sang supir pribadi.
Baca Juga: Disentil Najwa Shihab Soal Ketidak Becusan Menteri Terawan, Jokowi: Ada yang Kecewa ya Wajar
Dalam kanal Youtube Trans7 Official di acara Morning Show, supir pribadi Najwa Shihab, blak-blakan membongkar sifat asli bosnya.
Sang sopir sendiri mengungkapkan bahwa dirinya sudah tiga tahun bekerja dengan Najwa Shihab.
3 tahun menjadi supir pribadi, ia menceritakan kebiasaan Najwa Shihab saat berada di dalam mobil.
"Mba nana kalau di dalam mobil seringnya dengerin lagu, kebanyak nelpon, atau tidur nih?" tanya sang pembawa acara.
"Kebanyakan main hp," jelas pak Niko, driver Najwa Shihab.
Pak Niko pun lanjut mengungkapkan hal yang didapatnya selama 3 tahun menjadi driver pribadi seorang Najwa Shihab.
Ia mengungkapkan perasaan bangganya, karena bisa bekerja dengan seorang seperti Najwa Shihab.
"Kalau saya, suatu kebanggaan ya ikut sama beliau. Karena beliau ini adalah sosok yang bener-bener (disegani) ini oleh masyarakat.
"Jadi, dari diri sendiri tuh bener-bener bangga, bisa tembus ke sana, ke sini. Sampai RI 1 RI 2, sampai kementrian-kementrian," jelas Pak Niko.
Tak hanya rasa bangga, pak Niko pun mengungkapkan sifat asli dari bosnya itu.
Ia mengungkapkan bosnya adalah sosok yang tegas, dan tidak suka melanggar aturan di mana pun mereka berada.
"Beliau ini tegas orangnya, ya kalau punya kesalahan sedikit pasti negur, tapi karena kita punya kesalahan."
"Ya saya seneng sih, tegurannya beliau jadi motivasi buat saya.
Dan emang saya sering melanggar kayak masuk jalur busway, karena mentang-mentang bawa beliau, kalau ketahuan langsung dimarahin," cerita Pak Niko.
Tak hanya Pak Niko, namun keluarga Pak Niko pun merasa bangga dengan bisa bekerja dengan Najwa Shihab. (*)