Find Us On Social Media :

Benua Biru Diujung Tanduk, China dan Rusia Gila-gilaan Kembangkan Rudal Hipersonik, Media Jerman: Ini Merupakan 'Spiral Ancaman' Eropa

Ilustrasi Amerika Serikat berperang melawan China dan Rusia.

Gridhot.ID - China punya sekutu yang kuat. Dia adalah Rusia.

Bahkan ada kabar terbaru mengenai kedua negara besar tersebut.

Dilansir dari express.co.uk pada Selasa (29/12/2020), Rusia dan China mengembangkan rudal hipersonik yang bisa menjadi mimpi buruk bagi keamanan Eropa.

Baca Juga: Gisel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Video Syur 19 Detik, Polisi Ungkap Lawan Main Sang Artis

Hal itu disampaikan oleh Gerhard Hegmann, seorang jurnalis di Die Welt.

Menurutnya adopsi rudal hipersonik Moskow dan Beijing menandai negara baru dalam "spiral ancaman" ke Eropa dari Rusia dan China.

Dia mencatat ketakutan baru-baru ini terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Ramstein, Jerman, yang menggambarkan kekuatan destruktif persenjataan Rusia.

Baca Juga: Sudah Tahu Calon Mantunya Terseret Kasus Video Syur, Ibunda Wijin Beri Reaksi Mengejutkan: Semua Orang Tua Juga Pasti Gitu...

Hegmann mengatakan pangkalan AS disiagakan ketika sebuah kapal selam Rusia melakukan uji rudal balistik antarbenua (ICBM).

Sementara AS terus-menerus waspada terhadap ancaman, dia menambahkan senjata hipersonik hampir tidak mungkin untuk dicegat.