Gridhot.ID - Momen Car Free Day yang sempat dihentikan karena wabah virus Covid-19 kini telah diperbolehkan kembali.
Dikutip Gridhot dari Tribun Jateng, sejak awal bulan Mei hingga kini berbagai wilayah sudah mulai membuka kembali jalur CFD di hari Minggu.
Namun sayang, momen CFD 'pembukaan' ini malah harus bermasalah di salah satu kota yaitu Surabaya.
Dikutip Gridhot dari Kompas.com, sebuah video yang memperlihatkan mobil pelat merah milik pejabat Pemkot Surabaya, menerobos area Car Free Day (CFD) di Jalan Darmo Surabaya, viral di media sosial.
Mobil berpelat nomor L 51 NP tersebut menerobos CFD pada Minggu (22/5/2022).
Padahal, setiap pelaksanaan CFD, area jalan tersebut selalu ditutup bagi kendaraan bermotor.
Hanya pejalan kaki dan pesepeda yang boleh memakai jalan tersebut. Video mobil pelat merah masuk ke area CFD itu pertama kali diunggah oleh akun @adityaocky98 di Twitter.
Lantas, sejumlah akun lain, seperti @subcyclist ikut me-repost video tersebut hingga viral dan mendapat tanggapan beragam dari netizen.
Disebut nyaris tabrak anak-anak
Pemilik akun @adityarocky98 menyebutkan, ada lebih dari satu mobil yang melintas di area CFD Jalan Darmo.
Namun, ia hanya merekam satu mobil pelat merah.
Menurut dia, mobil pelat merah yang melintas di area CFD itu disebut nyaris menabrak beberapa anak yang tengah asyik bersepeda.
"Ada beberapa mobil yang bermanuver serupa. Cuma yang saya rekam 1 ini. Saya kesel soalnya mobil-mobil itu hampir nabrak anak-anak kecil yang pakai sepeda," kata akun tersebut.
Sementara akun @subcyclist ikut menimpali dengan mempertanyakan kelakuan oknum pejabat yang memakai jalan di area CFD tersebut.
"@CakArmuji @BanggaSurabaya gini kelakuan pejabat Surabaya? inget perut kalian itu diisi oleh uang pajak warga surabaya. Jangan dzholim jadi administrator kota," ucap dia.
Sementara itu, akun resmi Pemkot Surabaya @BanggaSurabaya meminta maaf atas kejadian tersebut.
"Hallo kak! Terima kasih atas koreksinya dan kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pengguna CFD di Jalan Raya Darmo. Hal ini dikarenakan ada acara yg bersamaan di Taman Bungkul. Terima kasih."
Penjelasan Pemkot
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya M.
Fikser membenarkan jika mobil tersebut milik salah satu pejabat Pemkot Surabaya.
Namun, Fikser tak menjelaskan lebih jauh tentang siapa pejabat tersebut.
"Benar, (mobil pelat merah) punya pemkot," kata Fikser singkat.
(*)