Find Us On Social Media :

Rumahnya Sempat Disatroni Polisi Jam 3 Subuh sampai Bikin Keributan, Nikita Mirzani Akhirnya Sambangi Markas Polresta Serang Kota, Polisi Ungkap Duduk Perkara yang Menimpa Artis Kontroversial Ini

Nikita Mirzani saat Grid.ID temui di kawasan Ciledug, Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2022).

GridHot.ID - Baru-baru ini rumah Nikita Mirzani disatroni polisi.

Hal ini disebut-sebut atas laporan Dito Mahendra terkait dugaan kasus ITE dan pencemaran nama baik.

Tampaknya, dirinya masih geram karena polisi yang menyatroni rumahnya sudah tiba sejak dini hari, dan balik kanan saat siang hari.

Diketahui dari TribunSeleb, diperkirakan 9 jam polisi berada di depan rumah Nikita Mirzani.

Menurutnya, pengepungan yang dilakukan polisi di rumahnya, secara tidak langsung mencoreng nama institusi.

Terlebih, Nikita Mirzani memposting video saat rumahnya disatroni polisi di Instagram miliknya.

Rumah Nikita Mirzani (NM) di kawasan Pesanggarahan, Jakarta Selatan, didatangi petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Serang Kota, Rabu (15/6/2022).

Lewat unggahan di Insta Story-nya, artis tersebut mengabarkan bahwa polisi mendatangi rumahnya sejak pukul 03.00 WIB.

"Pak polisi ngapain dari jam 3 subuh di rumah saya??? Emang ada apa Pak??? Bapak ga mengantuk!" tulis Nikita dalam unggahannya.

 Baca Juga: 'Merusak Jendela dan Arogan' Jam 3 Pagi Rumahnya Disambangi Polisi, Nikita Mirzani Mencak-mencak hingga Beberkan Bukti Video Ini

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, kedatangan petugas Polresta Serang Kota untuk menjemput paksa Nikita Mirzani.

Shinto menuturkan, upaya paksa dilakukan karena Nikita Mirzani selalu mangkir saat dua kali dipanggil secara resmi oleh penyidik. Pemanggilan itu terkait adanya laporan terhadap Nikita.

Penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota, terang Shinto, lantas menjemput Nikita untuk dimintai keterangan sebagai terlapor.

"Ketika LP (laporan polisi) ditangani di Polresta Serang Kota, maka dalam rangka menemukan terlapor, penyidik dapat melintas ke lokasi terlapor meski di luar Kota Serang dan Banten," ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu.

Setelah sembilan jam menunggu, penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota akhirnya meninggalkan rumah Nikita Mirzani.

"Dengan pertimbangan terhadap situasi yang ada, Penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota memutuskan untuk kembali ke Polresta pada 11.15 WIB," ungkap Shinto.

Nikita Mirzani datangi kantor polisi

Setelah rumahnya sempat didatangi polisi, artis yang kerap disapa Niki itu akhirnya mendatangi Markas Polresta Serang Kota pada Rabu sore.

 Baca Juga: Terlanjur Sesumbar Bakal Dinikahi Mantan Pembalap MotoGP, Nikita Mirzani Kini Justru Di-Unfollow John Hopkins, Bio Instagram Tak Lagi Tertulis, Apa Statusnya Kini?

"Saya mengucapkan terima kasih Polresta Serang sudah menerima dan melayani dengan baik, sebagai warga negara indonesia saya pengen tahu apa sih laporan yang disampaikan ke saya, sampai akhirnya seperti ini? Pelapor Dito Mahendra dan akhirnya saya tahu," tuturnya kepada wartawan.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menjelaskan, Niki diperiksa sebagai saksi terlapor kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dilaporkan Dito Mahendra (DM).

Dito Mahendra melaporkan Niki ke Polresta Serang Kota pada 16 Mei 2022 terkait kasus dugaan pencemaran nama baik.

"Konteksnya sendiri terkait dengan laporan yang dibuat oleh pelapor yakni DM sesuai dengan laporan polisi tentang Undang-Undang ITE di mana yang menjadi obyek dalam pelaporan adalah konten yang ada di Insta Stroy NM," papar Shinto.

Hanya saja, mengenai konten yang diperkarakan Dito, Shinto tidak menyebutkannya secara rinci.

Pengacara Nikita Mirzani, Fachmi Bachmid, menyampaikan, kliennya diperiksa oleh penyidik di gedung Satreskirm sejak pukul 15.00 hingga 19.00 WIB.

"Tadi penyidik memberikan kesempatan kepada kami untuk menjelaskan apa sih yang ada di postingan-postingan itu. Sudah kita jelaskan dan ada sekitar 30 pertanyaan," terangnya.

Dalam kasus dugaan pencemaran nama baik ini, Nikita Mirzani disangkakan denyan Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) atau Pasal 36 jo Pasal 51 ayat (2) Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, dan Pasal 311 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

(*)