Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Kisah Sarah Forsyth, Mantan 'Budak Seks' yang Dipaksa Menyaksikan Eksekusi Pembunuhan

None - Rabu, 09 Januari 2019 | 06:15
Foto Ilustrasi Budak Seks ISIS
Unbelieve Fact

Foto Ilustrasi Budak Seks ISIS

Pasca pembunuhan atas wanita Thailand, Polisi Belanda melacak geng-geng itu mendekatinya beberapa kali sebelum akhirnya melarikan diri pada 1997.

Baca Juga : 5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Polisi Pergoki Dua Pasangan Sedang Berhubungan Badan Sembari Ditonton yang Lain

Beberapa penculiknya melarikan diri untuk menghindari penangkapan pada waktu itu.

Sarah dibawa ke Belgia dalam persembunyian sebelum kembali ke kota asalnya Gateshead, Tyneside, untuk bertemu ibunya dengan perasaan yang hancur lebur.

Sarah berkata, "Dia berdiri di sana dengan tangan terangkat dan ekspresi cinta seperti itu di wajahnya. Dia merangkul saya dan memeluk saya dan untuk pertama kalinya saya bisa mengingat saya merasa benar-benar aman dan bahagia."

Baca Juga : Tragis! Tidak Kuat Layani Hasrat Seks Suami, Sang Istri Dapat Ganjaran Ini...

"Aku tidak peduli apa lagi yang terjadi. Aku hanya ingin ibuku, dan tetap seperti itu selamanya. Kami berdua menangis dan menangis," tambahnya.

Sarah dengan berani memberikan bukti terhadap pelakunya.

Lima orang yang mengaku bersalah atas pelecehannya dan gadis-gadis yang diperdagangkan lainnya kemudian diseret ke pengadilan Belanda.

Baca Juga : Asfiksia Autoerotic, Praktik Seksual yang Banyak Membunuh Remaja Pria karena Dilakukan dengan Mengurangi Oksigen di Kepala

Ia juga memberikan bukti terhadap penculik aslinya John Reece ketika ia diadili di pengadilan mahkota Leicester.

Pada tahun 1997, ia dinyatakan bersalah atas dua tuduhan menyebabkan pelacuran dan satu karena hidup dari penghasilan tidak bermoral. Tetapi, ia hanya mendapat dua tahun di belakang jeruji besi.

Source :Intisari Online

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular

x