Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Video Keluyurannya Jadi Ramai, Muncul Lagi Kabar Ia Dijemput Paksa Petugas Medis, Perempuan Berstatus ODP di Solo Ini Akhirnya Buka Suara

Desy Kurniasari - Senin, 23 Maret 2020 | 16:42
ODP di Solo beri klarifikasi
Kolase tangkap layar Twitter @aldiponegoro

ODP di Solo beri klarifikasi

"Saya pribadi minta maaf bilamana meresahkan. Saya juga ingin menjelaskan kepada teman-teman untuk lebih rasional lagi dalam menyikapi status (unggahan) yang sekarang meresahkan beredar, khususnya tentang corona memang meresahkan," ujar Bima.

Tak lama berselang, beredar kembali sebuah video melalui aplikasi pesan WhatsApp yang mengklaim bahwa Violita, ODP yang sempat berkunjung ke Pasar Singosaren tersebut dijemput paksa oleh tim medis.

Oleh karena itu, Violita melakukan klarifikasi atas beredarnya video yang meresahkan tersebut.

Baca Juga: Berhasil Bangkit Usai Dilumpuhkan Virus Corona, China Kini Jadi Harapan Dunia, Negeri 'Panda' Bocorkan 3 Strategi Ampuh Perangi Covid-19

Dalam klarifikasi yang diunggah oleh akun Twitter @aldiponegoro, Violita mengatakan bahwa ia meminta maaf kepada pedagang di Singosaren.

Violita juga mengatakan bahwa ia tidak pernah dijemput paksa oleh tim medis.

"Saya mau mengklarifikasi berita bahwa saya tidak pernah dijemput paksa oleh polisi dan tim medis," ujarnya dalam video yang beredar.

Perempuan tersebut membenarkan bahwa polisi dan tim medis memang datang ke rumahnya, namun tidak dengan tujuan menjemput paksa dirinya.

Baca Juga: Trenyuh dengan Perjuangan Dokter dan Perawat Perangi Corona, Seorang Netizen Janjikan Sebuah Ruko Cuma-cuma untuk Praktek Tenaga Medis Saat Wabah Usai: Silahkan DM Saya!

"Semalam polisi dan tim medis memang ke sini, tapi hanya untuk menanyakan track saya sudah kemana saja," tambahnya.

Source : Twitter TribunSolo.comGridHot.ID

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

slide 5 to 7 of 7

Latest

Popular

Tag Popular

x