Seperti halnya yang terjadi pada Purwadi, seorang pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Soediran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri dan berhasil sembuh.
Dia menceritakan kronologi sehingga terinfeksi Covid-19, sekitar pertengahan awal Maret lalu.
"Saya sopir ekspedisi sempat menginap dua malam di Bogor. Setelah itu pulang ke Wonogiri. Tiga hari kemudian merasa pusing, panas, tenggorokan sakit. Lalu setelah diperiksa, saya dirawat di RSUD," tuturnya, Sabtu (11/4/2020).
Pria warga Dusun Pondok, Desa Mlokomanis Kulon, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri itu mengungkapkan, ia sempat dirawat beberapa pekan di RSUD SMS Wonogiri.
Selama diisolasi, Purwadi mengikuti petunjuk tim medis.
Dia tidak diberi jamu atau ramuan apapun untuk mengobati penyakitnya dan hanya diberi obat-obatan dan suplemen medis dari rumah sakit.
"Selama dirawat, saya hanya berdoa supaya segera diberi kesehatan. Selain itu harus sabar. Setiap pagi dan sore saya berolah raga," terangnya.
Dokter Enny Sudaryati yang merawat Purwadi menerangkan, kunci utamanya adalah semangat untuk sembuh.
Pihaknya mengaku sempat khawatir masa isolasi yang terlalu lama akan membuat pasien depresi sehingga justru semakin membuat kondisi mereka menurun.