Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

BPBD Belum Sanggup Mencari, 3 TKI dari Malaysia Hilang Usai Tembus Belantara Kalimantan untuk Pulang Kampung dengan Jalan Kaki, Awal Bulan Ramadhan Terakhir Bisa Dihubungi

None - Sabtu, 27 Juni 2020 | 10:42
Cuplikan Karhutla di hutan Kalimantan beberapa waktu yang lalu dari video yang diberikan oleh Andrio kepada tim GridOto.com
Istimewa

Cuplikan Karhutla di hutan Kalimantan beberapa waktu yang lalu dari video yang diberikan oleh Andrio kepada tim GridOto.com

Gridhot.ID - Baru-baru ini dikabarkan enam pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia tersesat di belantara hutan Kalimantan.

Mereka awalnya berencana kembali ke kampung halaman dengan menjelajah hutan perbatasan Malaysia-Indonesia di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Rencana tersebut terpaksa ditempuh setelah Pemerintah Malaysia menerapkan kebijakan lockdown untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Teman Sekolah Tak Buatnya Tertarik, Betrand Peto Ternyata Suka Wanita yang Lebih Tua, Ruben Onsu Sebut Nama Model, Siapa?

Kebijakan itu berujung pada hilangnya pekerjaan dan tidak adanya transportasi yang bisa membawa mereka ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Akhirnya waktu yang dinantikan tiba. Mereka berenam, masing-masing bernama Safari, Juli Hartono, Junaidi, Rifki, Holdi, dan Thamrin, asal Kabupaten Sambas ini memutuskan untuk masuk hutan pada Kamis (9/4/2020).

Berdasarkan keterangan salah satu keluarga korban kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Yudi, mereka sempat memberi kabar terakhir, pada Senin (13/4/2020).

Baca Juga: Kelewat Kreatif, Perempuan Ini Iseng Buat Resume Lamaran Pekerjaan Lewat TikTok, Malah Dapat Tawaran dari Banyak Perusahaan karena Videonya

Saat itu mereka memberitahukan tengah memasuki hutan dan akan melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia dengan berjalan kaki. Harapannya mereka bisa tembus ke Kabupaten Kapuas Hulu.

“Hari berikutnya, hingga memasuki bulan Ramadhan, keluarga yang bersangkutan sudah hilang kotak,” kata Yudi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/6/2020).

Ternyata, di perjalanan, kelompok ini terpisah menjadi dua.

Kelompok pertama, terdiri dari Rifki dan Thamrin yang memutuskan kembali ke Kota Kapit, Malaysia, karena kehabisan makanan.

Source :Kompas.com

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular

x