OWK Garuda Indonesia (GIAA) senilai Rp 8,5 triliun ini memiliki tenor tujuh tahun dan akan dikonversi menjadi saham baru seri B.Baca Juga: Bagai Mimpi di Siang Bolong, Logo RANS Milik Raffi Ahmad Ada di Badan Pesawat Pelat Merah, Jawaban Dirut Garuda Indonesia Bikin Penasaran
Transaksi ini diharapkan memperbaiki likuiditas GIAA melalui penambahan kas sesuai dengan total jumlah OWK oleh calon pemodal, serta memperbaiki struktur permodalan. Tapi, kepemilikan pemegang saham Seri B lain akan terdilusi 61%.
Dalam prospektus ringkas, Garuda (GIAA) memberi gambaran, setelah konversi OWK, kepemilikan saham PT Trans Airways bisa berkurang menjadi 9,9% dari sebelumnya 25,8%. Sedangkan kepemilikan masyarakat turun dari 13,7% menjadi 5,3%.Merujuk harga saham Garuda (GIAA) pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/10/2020), saham Garuda (GIAA) ditutup di harga Rp 240 per saham, turun 0,83%.Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Garuda Indonesa (GIAA) putus kontrak 700 karyawan per 1 November, ini sebabnya"(*)