Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Jarang Diketahui Orang, Kenikmatan Rasa Manis yang Sering Dijumpai di Makanan Jawa Ternyata Kaya Filosofi, Berikut Sejarahnya!

Nicolaus - Minggu, 15 November 2020 | 07:13
Kenapa ya makanan di Jawa identik dengan rasa yang manis?
GNFI

Kenapa ya makanan di Jawa identik dengan rasa yang manis?

Gridhot.ID- Makanan manis sepadan dengan filosofi yang dianut masyarakat Jawa Keraton yang meyakini manis itu simbol kenikmatan.

Nggak heran, ketika berwisata ke Jawa, kebanyakan kuliner khas daerah yang dijajakannya itu memiliki rasa yang manis.
Nggak cuma makanan, beberapa minuman diJawa juga dikenal memiliki cita rasa yang manis, seperti es dawet khas Banjarnegara, es kapal khas Solo dan lainnya.
Jika menyempatkan diri bertamu ke warga Jawa, baik pagi, siang atau malam hari, tamu biasanya juga bakal.disuguhi minuman teh yang sudah manis.
Kenapa ya makanan di Jawa identik dengan rasa yang manis? Eits jangan dipukul rata dulu begini cerita sejarahnya.
Manis Bawaan Majapahit
MenurutGuru Besar Ilmu Budaya di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Dr Bani Sudardi mengungkapkan, masyarakat Jawa terbagi menjadi tiga golongan besar.
Di antaranya adalah orang Jawa sekitar keratonan yang berada di Solo dan DIY, orang Jawa Banyumasan, dan orang Jawa Brangwetan atau di Jawa Timur.

Namun, di Pulau Jawa sendiri, menurutnya, didominasi masyarakat Jawa yang dekat dengan keraton.

Adapun masyarakat Jawa dekat keraton ini menyukai kuliner dengan rasa manis.

"Jadi untuk masyarakat yang kebanyakan di Jawa itu sebenarnya masyarakat Jawa yang Yogya keraton, mereka pada umumnya suka makanan yang manis," ujar Bani seperti dibahasKompas.compada Rabu (1/7/2020) lalu.

Ia mengungkapkan, mereka suka memakan atau memasak makanan manislantaran rasa manis memiliki filosofi bagi masyarakat Jawa keraton sebagai simbol kenikmatan.

Baca Juga: Betrand Peto Sering Dihina dan Diolok-olok Anak Pungut, Tangis Ruben Onsu Pecah: Onyo Banyak Menyandarkan Kepalanya di Saya...

Selain itu, cita rasa manis itu sudah terjadi secara turun-menurun dari zaman Majapahit.

Kesukaan masyarakat Jawa terhadap cita rasa manis terjadi karena kondisi alam di Pulau Jawa.

Zaman dahulu, wilayah Pulau Jawa melimpah dengan pohon kelapa.Oleh karena itu, masyarakat setempat memanfaatkan pohon tersebut dengan berbagai inovasi.

Baca Juga: Aksi Heroiknya Disaksikan Warga Sampai Bikin Menjerit Histeris, Seorang Ibu Korban Kebakaran di Palembang Nekat Melawan Maut Demi Selamatkan Anaknya, Marina: Aku Tidak Mikir yang Lain, Langsung Selamatkan Anak

Mereka terbiasa membuat gula kelapa (gula Jawa) yang menciptakan rasa manis.

Source :Kompas.com

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

slide 4 to 6 of 10

Latest

Popular

Tag Popular

x