Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Hampir Setahun Berlalu, Puluhan Negara di Dunia Justru Diterpa Pandemi Corona Gelombang 2 Bahan 3, Perkembangan Vaksin Mulai Dipertanyakan

None - Selasa, 17 November 2020 | 09:13
Ilustrasi virus corona (Covid-19).
tribunnewswiki

Ilustrasi virus corona (Covid-19).

Gridhot.ID- Kita sudah memasuki bulan November 2020.

Artinya sudah hampir 11 bulan sejak pandemi virus corona (Covid-19) yang berasal dari Wuhan, China menyerang ke seluruh dunia.

Dan angka infeksi virus corona di dunia belum jugamenunjukkan tanda akan berakhir.

Baca Juga: Ditanya Seorang Kuli Gimana Caranya Jadi Prajurit TNI Tanpa Pendidikan Tinggi, Jenderal Andika Perkasa Langsung Beri Jawaban Tak Terduga, Para Perwira Tinggi Langsung Jadi Percontohan

Bahkan, sejumlah negara kini tengah menghadapi gelombang kedua atau ketiga dengan angka kasus lebih tinggi dari sebelumnya.

Hingga Minggu (15/11/2020), tercatat 54,4 juta kasus infeksi Covid-19 di dunia dengan 1,3 juta kematian dan 37,9 pasien dinyatakan sembuh.

Berikut 11 negara yang memiliki kasus infeksivirus coronamelebihi 1 juta:

Baca Juga: Apes! Baru 4 Hari Kerja di Penginapan, Pria Ini Temukan Jasad Wanita dalam Karung, Rekan Korban: Biadab!

1. Amerika Serikat: 11.226.218 kasus

2. India: 8.816.401 kasus

3. Brasil: 5.848.959 kasus

4. Prancis: 1.954.599 kasus

5. Rusia: 1.925.825 kasus

6. Spanyol: 1.492.608 kasus

7. Inggris: 1.344.356 kasus

8. Argentina: 1.304.846 kasus

9. Kolombia: 1.191.004 kasus

10. Italia: 1.144.552 kasus

11. Meksiko: 1.003.253 kasus

Baca Juga: Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Tolak Bintang Mahaputera, Politisi PKB: Itu Artinya Anggap Pemberian Negara Abal-abal

Rekor kasus di berbagai negara

Pada Jumat (13/11/2020), AS kembali mencatatkan rekor kasus virus corona harian dengan 184.514 kasus baru, naik 20 persen dari hari sebelumnya yang mencapai 153.496 kasus.

Pasien yang dilaporkan meninggal dunia juga mengalami peningkatan dengan lebih dari 1.400 kematian baru.

Berdasarkan data pelacakan Covid-19, tercatat lebih dari 69.000 orang dirawat di rumah sakit, meningkat sekitar 2.000 dari hari sebelumnya, seperti dikutip dariVOA News, Sabtu (14/11/2020).

Baca Juga: Masih Ngambek, Donald Trump Ngotot Ogah Akui Kekalahannya Meski Biden Sudah Mulai Tugas Tangani Corona: Dia Hanya Menang di Mata Media Berita Palsu!

Tingkat infeksi yang memecahkan rekor di AS dipicu oleh lonjakan di California dan di beberapa negara bagian Midwest dan Northeast.

California dan Texas telah mencatatkan angka infeksi melebihi 1 juta kasus.

Eropa dan Amerika selatan

Di Eropa, Polandia pada Sabtu juga mencatatkan rekor kematian harian akibat virus corona dengan 550 kematian, sehingga total melebihi 10.000 orang.

Ukraina mengkonfirmasi rekor 12.524 kasus baru dalam 24 jam sebelumnya, naik dari 11.787 yang dilaporkan Jumat.
Lebanon memulai penguncian dua minggu dimulai pada Sabtu untuk menahan penyebaran virus yang telah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Gisella Anastasia Diduga Unfollow Adhietya Mukti Usai Video Syur Mirip Dirinya Bikin Gempar Jagat Maya, Netijen Auto Julid: Kalau Rasa itu Gak Bisa DiunfollowJam malam diperpanjang dari matahari terbenam hingga matahari terbit, sementara warga dilarang mengemudi pada hari Minggu.

Meksiko menjadi negara terbaru yang memiliki 1 juta kasus virus corona, setelah mengalami lonjakan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Lewat Internet, Korea Utara Berusaha Keras Curi Rahasia Vaksin Corona dan Segala Penelitiannya dari Berbagai Organisasi Dunia, Bos Microsoft Pergoki Hacker Rusia Ikut Cawe-cawe di Serangan Tak Masuk Akal Ini

Vaksin

Kabar baiknya, dua pengembang vaksin corona mengumumkan data awal yang menunjukkan keefektifan vaksin mereka mencapai 90 persen.

Kedua vaksin itu adalah vaksin dari Pfizer Inc dan Sputnik V buatan Rusia.

Meski data sementara cukup menjanjikan, tetapi vaksinasi massal menghadirkan rintangan baru, khususnya untuk vaksin mRNA, seperti Pfizer dan BioNTech yang harus disimpan dan dikirim pada suhu minus 70 derajat celcius.

Selain itu, vaksin Pfizer-BioNTech membutuhkan dua dosis, idealnya berjarak 21 hari.

Jika tidak mengikuti jadwal, hal itu dapat mempengaruhi kemanjuran vaksin.(*)

Artikel ini telah tayang diKompas.comdengan judul "11 Negara dengan Kasus Infeksi Virus Corona Melebihi 1 Juta"

Source :Kompas.com

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular

x