Rama mengembuskan napas terakhir dalam usia 63 tahun.
Rama Aiphama dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu yang kerap berpenampilan nyentrik.
Busana khasnya adalah pakaian warna-warni mencolok dipadu topi khas.
Musiknya beraliran melayu, dangdut, dan keroncong.
Anak kedua mendiang Rama Aiphama, Kemal Aiphama mengungkapkan kronologi meninggalnya sang ayah.
Kemal mengatakan, sebelum sang ayah meninggal, ia sempat mengeluhkan lambungnya yang sakit pada Selasa (10/3/2020) malam.
Kemal mengatakan, sekira pukul 03.00, Rabu (11/3/2020) dini hari, Rama masih mengeluhkan lambungnya yang sakit.
Lalu, sang ayah meminum obat untuk meredam penyakit pada lambungnya tersebut.
Namun, rasa sakit pada perut Rama pun tak hilang. Sehingga sanak keluarga terdekat di arahkan untuk ke kediamannya.
"Sampai jam 3 perutnya masih sakit terus. Setelah minum obat, katanya masih sakit banget."
"Akhirnya, semua keluarga disuruh ke rumah," kata Kemal di rumah duka, Condet, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).