Grid Hot - Seputar peristiwa terkini

Viral, Bawahannya Telat Ikut Apel, Seorang Perwira Polisi Ini Terekam Kamera Pukuli 3 Bintara di Padang, Ada yang Masuk Rumah Sakit

Kamis, 26 Maret 2020 | 10:13
Grid Networks Oknum perwira polisi memukul tiga bintara di depan Mapolres Padang Pariaman
Tangkap layar Facebook Firmansyah Padang TerapiStroke

Oknum perwira polisi memukul tiga bintara di depan Mapolres Padang Pariaman

Laporan Wartawan Gridhot, Desy Kurniasari

Gridhot.ID - Sebuah video viral di media sosial.

Video tersebut menampilkan aksipenganiayaan olehseorang oknum polisi.

Dalam video berdurasi 59 detik itu, terlihat tiga pria berseragam polisi dipukul oleh seorang pria yang juga mengenakan pakaian polisi.

Baca Juga: Berduyun-duyun Kunjungi Pemandian Koto Tuo untuk Berenang, Masyarakat Padang Justru Manfaatkan Hari Libur yang Ditujukan Guna Cegah Penyebaran Virus Corona, Satgas Siaga Covid-19 Padang Angkat Bicara

Melansir TribunPadang.com, kejadian tersebut berada di Polres Padang Pariaman.

Video tersebut bahkan telah beredar di media sosial Facebook.

Video berdurasi 59 detik itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook Firmansyah Padang TerapiStroke pada Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Rapat Penting Urus Pertahanan Negara, Prabowo Subianto Kepergok Tak Pakai Pakaian Resmi di Pertemuan, Bukannya Terlihat Santai, Sang Menteri Justru Makin Gagah Ngobrol di Tengah Padang Pasir Sambil Bawa Elang

Dalam unggahan tersebut ditulis "penganiayaan yg tdk pantas terjadi di tubuh Polri di Polres Padang Pariaman Polda Sumbar yang di lakukan oleh Ipda Septian dwi cahyo yang mengakibatkan Personel masuk rumah sakit dan tidak sadarkan diri karna di pukul berkali kali menggunakan kopel keras di bagian yg sangat sensitif yaitu di bagian kepala #kapolri #kadivpropampolri #humaspolri."

Terlihat tiga orang polisi sedang berlutut di sebuah lapangan dalam video tersebut.

Ketiga polisi yang tengah berlutut dipukul dengan kopel hingga ditendang oleh polisi yang disebut merupakan seorang Perwira.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto membenarkan kejadian tersebut terjadi di Polres Padang Pariaman.

Baca Juga: Ngaku Diperkosa Genderuwo Setelah 8 Tahun Menjanda Hingga Pamer Potret Ketiak Hitam Berkerak, DJ Cantik Ini Kini Tersandung Kasus Kepemilikan Senjata Api Ilegal, Dipanggil Polisi Sampai Disuruh Bersaksi

"Untuk kapan kejadiannya saya belum mengetahui pasti, saya juga sedang mencari tahu dari Kapolresnya (Kapolres Padang Pariaman)," katanya, Rabu (25/3/2020).

Grid Networks Viral video 3 Bintara dipukul Perwira di Polres Padang Pariaman
Kolase foto tangkap layar Facebook Firmansyah Padang TerapiStroke/Youtube TERAPI STROKE PADANG

Viral video 3 Bintara dipukul Perwira di Polres Padang Pariaman

Ia mengaku, sudah menghubungi Kapolres Padang Pariaman untuk menanyakan terkait permasalahan tersebut.

Dijelaskannya, yang memberikan hukuman tersebut adalah Perwira Pertama Polres Padang Pariaman.

Baca Juga: Lakukan Perintah Kapolri, Kepolisian Banyumas Bubarkan Hajatan dan Semprot Tamu Undangan, Bupati Apresiasi Langkah Aparat Penegak Hukum

"Tadi saya telefon Kapolresnya. Kapolresnya menyatakan memang ada kejadian tersebut," ujarnya.

Ia menanyakan masalah apa yang terjadi, hingga terjadinya tindakan pemukulan.

"Katanya tiga orang tersebut terlambat apel," ujar dia.

Dia mengatakan, ada korban yang masuk rumah sakit akibat pemukulan itu.

Baca Juga: Mirip Kasus Vina Garut, Seorang Suami Tega Jual Istrinya Lewat Twitter, 4 Orang Ditangkap Polisi dalam Kondisi Telanjang di Kamar Hotel

"Katanya ada yang masuk rumah sakit," katanya.

Hanya saja, ia belum mengetahui di mana korban dirawat.

"Sedang ditangani Propam Polres Padang Pariaman dan berkoordinasi dengan Propam Polda Sumbar," ujarnya.

Baca Juga: Ramai-ramai Datangi Acara Ngunduh Mantu, Rombongan Bus dari Wonogiri Diberhentikan Polisi, Ratusan Orang Langsung Disemprot Disinfektan untuk Mencegah Persebaran Virus Corona

Dilansir dari Kompas.com, saat dihubungi Rabu (25/3/2020) malam, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, membenarkan kejadian tersebut.

Stefanus menyebutkan, kejadian itu terjadi pada Kamis (19/3/2020) lalu di halaman Mapolres Padang Pariaman, Sumbar.

"Iya, kejadiannya pada Kamis lalu. Sekarang kasusnya sedang diproses," kata Stefanus.

Stefanus menyebutkan, kejadian itu berawal dari tiga orang polisi yang merupakan bintara itu terlambat datang sehingga diberi hukuman.

Baca Juga: Ribuan Warga Negaranya Diisolasi Seiring Bertambahnya Korban, Dua Sejoli Itali Ini Malah Asik 'Ena-ena' Dalam Mobil di Siang Bolong, Auto Dikarantina Usai Terciduk Polisi

"Tiga bintara itu terlambat dan diberi sanksi dengan cara itu," ujar Stefanus.

Akibat aksi itu, seorang bintara yang dipukul dengan ikat pinggang harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Pariaman.

Adapun saat ini, video tersebut nampaknya telah dihapus oleh sang pemilik akun.(*)

Tag

Editor : Dewi Lusmawati

Sumber Kompas.com, Tribunpadang.com