Find Us On Social Media :

Dengar 8 Kali Bunyi Tembakan, Pastor Niko Langsung Dihampiri Anggota KKB Papua, Sang Pendeta Dapati Karung di Hadapannya Berisi Tubuh Manusia

Dengar 8 Kali Bunyi Tembakan, Pastor Niko Langsung Dihampiri Anggota KKB Papua, Sang Pendeta Dapati Karung di Hadapannya Berisi Tubuh Manusia

Gridhot.ID - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Papua tak henti-hentinya menebar teror.

Bahkan kali ini tindakan mereka semakin menjadi.

Tak cukup dengan menembak korban hingga tewas, KKB Papua kali ini memutilasi warga.

Baca Juga: BREAKING NEWS: KKB Papua Makin Brutal, Berani Hujani Timah Panas dan Mutilasi Tubuh Petani, Seorang Pastor Jadi Saksi

Dikutip Gridhot dari Antara Papua, Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata OPM kembali menebar teror dengan menembak dan memutilasi petani kebun yang merupakan warga asli Papua menjadi korban bernama Yunus Sani (40) pada Jumat (29/5/2020), di Kampung Megataga, Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya.

Keterangan tersebut didapatkan dari tokoh agama, Niko Wakey, seorang Pastor Gereja Mbegulo.

Di mana kejadian bermula ketika Pastor Niko Wakey sedang mengantar anaknya dari Enarotali, saat kembali ke Kampung Mbegulo di tengah perjalanan di Kampung Megataga, Distrik Wandai terdengar bunyi tembakan kurang lebih sebanyak 8 kali.

Baca Juga: Dulu Berani Mati Tembaki Pesawat Trigana Air, Mantan Anggota KKB Papua Ini Pilih Kembali ke Pangkuan NKRI, Cari Jalan Telenggen: Saya Akan Kembali ke Kampung!

Setelah bunyi tembakan reda, Pastor Niko Wakey melihat KKSB atau OPM turun dari Kampung Megataga dan akan menghampiri dirinya.

Saat menghampirinya KKSB atau OPM tersebut menyampaikan bahwa telah membunuh korban Yunus Sani.

Selanjutnya setelah KKSB pergi, Pastor Niko Wakey menghampiri korban Yunus Sani (40) yang telah dibungkus dengan karung oleh KKSB.

Baca Juga: Sudah Terlanjur Pamer Senjata Rampasan, KKB Dipermalukan Polda Papua Lewat Pernyataan Ini, Egianus Kogoya: Karena Bapak-bapak Mengirimkan Pasukan yang dalam Jumlah Besar ke Ndugama...

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto dalam keterangan tertulis Minggu (31/5/2020) mengatakan bahwa KKSB OPM seakan menebar virus menyabut nyawa para warga asli Papua yang berada di bumi Papua.

"Aksi ini sangat biadab, tidak manusiawi, tidak benar. Apapun alasan mereka, tidak dibenarkan tindakan penembakan dan mutilasi warga sipil di Papua," tegas Kapendam.

Baca Juga: Anton Tabuni, Pimpinan KKB Papua Pelaku Penyerangan Pospol Paniai Ternyata Bukan Orang Sembarangan, 20 Tahun Lalu Ayahnya Sempat Viral, Ini Sosoknya (*)