Find Us On Social Media :

'Jantung Kami Serasa Mau Copot' Orang Tua Brigadir J Ceritakan Kronologi Ratusan Polisi Tiba-tiba Penuhi Hingga Blokade Rumahnya, Anggota Keluarga Dilarang Merekam, Keperluan Ini Jadi Agenda Utama

Keluarga Brigadir J

Ada polisi yang mengenakan seragam, berpakaian hitam putih, dan pakaian bebas.

Mereka datang kemudian membuat pagar seolah mengepung rumah. Kedatangannya Senin malam, sekitar pukul 20.00 WIB, saat keluarga sedang berkumpul di dalam rumah.

Tanpa permisi

Tindakan yang dilakukan ratusan polisi berbaris mengelilingi rumah dilakukan tanpa komunikasi dan permisi.

Bahkan pintu gerbang sekolah, yang menjadi akses keluar dan masuk ke rumah itu, juga ditutup rapat.

Saat kejadian ini, sambung Rohani, pihaknya sedang berada dalam rumah.

Sebagian polisi masuk ke rumah tersebut dengan mengunci pintu.

Baca Juga: 'Apa Bedanya sama Putri?' Ogah Rujuk Meski Sule Minta Maaf, Nathalie Holscher Diduga Kembali Sindir Putri Delina Lewat Unggahan Ini, Netizen Hilang Respect?

"Kami seolah diserang, karena rumah didatangi," kata Rohani. Merasa terdesak, Rohani menegur polisi dengan nada tinggi.

"Jangan seperti itulah Pak masuk rumah orang, kami ini lagi sedih loh, lagi trauma. Yang sopan lah, pakek permisi," kata Rohani.

Setelah masuk ke rumah, semua anggota keluarga dilarang merekam dan mengambil gambar.

Telepon Keluarga