Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Catatan Perang Korea (1) : Warga Korea Selatan Hidup Nelangsa Gunakan Tinja Manusia untuk Pupuk Tanaman

Seto Ajinugroho - Kamis, 24 Januari 2019 | 17:34
Warga Korea yang berada di Demilitarized Zone (DMZ) karena brutalnya pertempuran.
lifeinkorea.com

Warga Korea yang berada di Demilitarized Zone (DMZ) karena brutalnya pertempuran.

Gridhot.ID - Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar negara Korea Selatan (Korsel)?

Pastilah terlintas Korsel adalah negara maju dengan budaya K-pop yang mendunia.

Memang patut diakui, Korsel merupakan negara Asia maju baik dari segi ekonomi dan pendidikan.

Namun jika menilik awal dekade 1950, maka keadaan Korsel akan berbalik 180 derajat.

Baca Juga : Orang Tua Teledor, Bayinya Ditelantarkan Tak Ganti Popok Selama 9 Hari Hingga Ditumbuhi Belatung

Saat itu Korsel tak ubahnya negara 'sekarat' luar dalam.

Dilanda perang dengan saudara tuanya, Korea Utara (Korut) membuat warganya hidup nelangsa, kekurangan pangan, kelaparan serta dilanda ketakutan akan kematian.

Mengutip dari Mochtar Lubis : Catatan Perang Korea, wartawan kawakan Mochtar Lubis menggambarkan bagaimana dirinya melihat kengerian perang Korea.

Mochtar Lubis sendiri berangkat ke Korea atas undangan dari PBB sebagau wartawan perang untuk meliput kekisruhan bersenjata di sana.

Baca Juga : Usai Bebas, Ahok Lantas Pergi ke Sebuah Lokasi yang Masih Dirahasiakan

September 1950, Mochtar Lubis injakkan kakinya di lapangan terbang K-9 dekat Pusan, Korea Selatan.

Sebagai wartawan perang, dirinya ingin segera sampai ke Pusan. Dimana di Pusan adalah semacam pintu gerbang masuk ke kancah peperangan antara Korsel-AS melawan Korut dengan bekingan China.

Source : Mochtar Lubis : Catatan Perang Korea

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

slide 4 to 6 of 15

Latest

Popular

Tag Popular

x