Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Fenomena Setan Gundul, Pernah Hantui Kejayaan Orde Baru dan Muncul Kembali Usai Pemilu 2019

Nicolaus - Jumat, 10 Mei 2019 | 11:57
Istilah setan gundul yang mewarnai dunia politik pasca pemilu ternyata kehadirannya sudah ada sejak jaman orde baru.
Kolase Tribun Jabar

Istilah setan gundul yang mewarnai dunia politik pasca pemilu ternyata kehadirannya sudah ada sejak jaman orde baru.

Laporan reporter Gridhot.ID, Nicolaus Ade Prasetyo

Gridhot.ID - Pertarungan dua kubu calon presiden pasca Pemilu 2019 semakin kompleks.

Di tengah perhitungan suara yang masih berlangsung untuk menentukan siapa yang akan memimpin Indonesia empat tahun kedepan, ditemukan banyak fenomena-fenomena politik yang terjadi.

Belakangan ini yang ramai dibicarakan ditengah suasana politik pasca pemilu adalah sosok "makhluk halus" yang kembali muncul dalam dunia politik.

Baca Juga : Potret Gadis Kecil Gendong Boneka di Tengah Puing-puing Bangunan Jadi Viral, Bantuan Bagi Korban Kebakaran Kini Mulai Berdatangan

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut genderuwo untuk politisi yang suka menakut-nakuti.

Kali ini, Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief, yang beberapa kali menjadi pemberitaan, menyebut setan gundul.

Penyebutan itu berawal dari sebuah cuitan Andi Arief dalam akun Twitternya pada Senin (6/5/2019).

Baca Juga : Terjebak dalam Lift Rusak Selama 2 Hari, Wanita Paruh Baya Nekat Minum Air Kencingnya Sendiri untuk Bertahan Hidup

“Dalam Koalisi Adil Makmur ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Dalam perjalanannya, muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi, dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen,” demikianlah cuitan dari Andi Arief.

“Partai Demokrat hanya ingin melanjutkan koalisi dengan Gerindra, PAN, PKS, Berkarya dan Rakyat. Jika Pak Prabowo lebih memilih mensubordinasikan koalisi dengan kelompok setan gundul, Partai Demokrat akan memilih jalan sendiri yang tidak hianati rakyat," lanjutnya.

Source : Twitter historia.id GridHot.ID

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular

x