Gridhot.ID - Mantan Panglima TNI yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko meminta tokoh masyarakat agar tak berbicara sembarangan.
Moeldoko menegaskan jika masih berbicara sembarangan maka akan dilakukan penangkapan.
Hal ini disampaikan Moeldoko saat beliau berada di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, kemarin.
"Jangan ngomong sembarangan. Anda ngomong sembarangan ada risiko. Jadi sebenarnya sekarang itu sudah saya katakan dua bulan yang lalu. Tapi masih sembarangan, tangkepin aja. Itu konsekuensi," ujarnya.
Mengutip Kompas.com, Sabtu (18/5/2019) Moeldoko kembali menegaskan jika Indonesia merupakan negara hukum.
Sebab itu setiap warga negara harus mempertanggungjawabkan segala tindak tanduknya di depan hukum.
Jikalau ada perbuatan seorang warga negara terbukti melanggar, maka proses hukum akan dijalankan.
Moeldoko bahkan mengaku berkali-kali sudah memperingatkan semua pihak agar menjaga lisannya.
Baca Juga: Ketagihan Main Judi, Oknum Pegawai BRI Tilep Uang Nasabah Senilai Rp 1 Miliar
Namun masih saja ada pihak-pihak yang berbicara sembarangan.
"Dari awal saya sudah jelaskan, hati-hati. Negara yang demokratis itu selalu harus ditegakkan. Law enforcement. Kan sudah saya katakan beberapa lalu. Hati-hati, jangan ngomong sembarangan," ujar Moeldoko.