Salah satunya saat melumpuhkan teroris bom Bali, Dr Azahari dan komplotannya di Batu, Jawa Timur pada 9 November 2005.
Atas prestasi itu, Idham dan Tito mendapat penghargaan dari Kapolri Sutanto.

Mendagri Tito Karnavian (kanan) menyalami Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kiri) usai penyematan tanda pangkat dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019).
Selain itu, keduanya juga pernah terlibat dalam pengejaran terhadap putra bungsu presiden RI kedua Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.
Kala itu, Idham menjadi anggota Tim Kobra yang dipimpin Tito terkait kasus pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita pada 7 Agustus 2000 yang ketika itu melibatkan Tommy.
Adapun Tommy divonis 10 tahun penjara dalam kasus tersebut. Ia pun menjalani hukuman di Nusakambangan dan keluar di tahun 2006.
Idham Aziz juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Densus 88 Antiteror Polri pada 2010.
Saat itu Idham Aziz didapuk mendampingi Tito yang menjabat sebagai Kepala Densus 88.
(*)