Aselih menuturkan Tarawih yang digelar warga Kelurahan Jati di Masjid Al'Wastiyah sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Menurutnya hanya ada tiga saf dalam Tarawih di Masjid Al'Wastiyah, warga yang sakit pun tak diperkenankan mengikuti kegiatan.
"Sekitar 100 orang lah yang ikut, tiga saf itu. Tapi yang boleh ikut yang sehat saja, kalau sakit enggak boleh. Cuman namanya anak tetap khawatir kan," tuturnya.
Baca Juga: Berstatus Mantan Ariel Noah, Dua Wanita Ini Akur, Luna Maya: Ayo, Keep in Touch!
Aselih menyebut hubungannya dengan sang anak yang memfoto kegiatan Tarawih di Masjid Al'Wastiyah kini baik-baik saja.
Hubungan keluarganya dengan warga setempat pun normal karena sebelum insiden terjadi masalah sudah selesai lebih dulu.
Nahas penyelesaian secara musyawarah yang dilakukan Aselih dengan pengurus RW dan DKM Masjid Al'Wastiyah tak diketahui para remaja.
"Tapi sekarang sudah kondusif, sudah mediasi lewat RW. Aparat-aparat juga sudah datang, sudah selesai. Mungkin kemarin salah persepsi mereka," lanjut Aselih.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Korban Perusakan Rumah: Anak Saya Laporkan Salat Tarawih karena Takut Saya Kena Corona"