"Saat memarkir, sudah kulihat ada orang mondar-mandir di situ. Aku punya firasat terus kupindahkan sepeda motorku," katanya di Polres Pematangsiantar, Senin, usai kejadian.
"Setelah aku duduk gak begitu lama ku lihat orang itu sudah buka jok terus ku bilang 'rampok, rampok'."
Seketika itu ia mengejar pelaku sambil menghardiknya. Korban berusaha memegang kendaraan pelaku, tapi lepas dan terjatuh hingga dua gigi depannya patah.
Mendengar teriakan aneh, warga yang berada di lokasi turut mengejar pelaku dan membekuk keduanya. Warga juga sempat menghakimi pelaku.
Tak lama, kedua pelaku diamankan oleh personel Dandempon dan Satpol PP yang sedang berada di lokasi.
Kedua pelaku langsung diserahkan ke Polres Pematangsiantar.
"Lari aku mengejar rupanya aku jatuh. Gigi depanku putus. Terus aku mengutip uang sudah beramburan di jalan," kata pensiunan PNS ini.
Menurut Tarigan, ia mengalami kerugian sekitar Rp 7,6 juta.
Uang tersebut hilang saat aksi perampokan berlangsung. Meski begitu ia mengaku ikhlas.
"Rp 7,6 Juta hilang dari Rp 65 Juta itu. Tadi uang berserakan ku kumpulilah. Sisanya tinggal Rp 57,4 Juta lagi lah. Dapat segini uang sudah sukur," ucapnya.