"Kan almarhumah sudah tidak ada sekarang, jadi yang mau dipertanyakan hak saya ke mana, dan kalau sudah ada pemasukan, pemasukannya ke mana, karena itu hak saya," tuntutnya.
Setelah sang ibu tiada, Rizky tentu ingin mengurus sendiri aset-aset miliknya.
Hal ini pun dipertegas oleh sang pengacara yang mempertanyakan hilangnya pendapatan Rizky selama bertahun-tahun.
"Uang ini kan uang penghasilan Rizky murni, yang dititip di almarhumah, jadi saya kira itu jelas hak sepenuhnya Rizky Febian," kata Fery.
"Nah, sampai sekarang ini tidak jelas, katanya dibelikan kos-kosan segala macam, kita akan pertanyakan hal itu," imbuhnya.
Setelah berbulan-bulan berusaha agar bisa mendapatkan secuil bagian dalam harta warisan Lina Jubaedah, pada akhirnya perjuangan Teddy hanyalah zonk.
Hal itu terlihat dari pernyataan terakhir yang dilontarkan pihak Sule yang diwakili anak-anaknya, Rizky Febian dan Putri Delina.
Polemik harta warisan almarhumah Lina Jubaedah hingga kini masih bergulir antara anak-anak Sule dan Teddy Pardiyana.
Pihak Rizky Febian dan Putri Delina buka suara terkait polemik harta warisan tersebut.
Kuasa hukum Putri dan Rizky, Bahyuni Zaili, mengatakan pernah ada pertemuan yang dihadiri Teddy Pardiyana bersama kuasa hukumnya, serta kedua kliennya, Putri Delina dan Rizky Febian pada 18 Februari 2020.