Tetapi menurutnya, bahkan ketika ia berhasil lolos dalam proses wawancara, bos prianya akan menyebutnya tidak serius.
“Bahkan selama proses perekrutan, menjadi cantik telah menghalangi saya," keluh Irina Kova.
"Saya memiliki gelar sarjana hukum dan CV yang bagus tetapi agen perekrutan masih menyuruh saya untuk mewarnai rambut pirang saya (menjadi lebih gelap) untuk wawancara," lanjutnya.
"Dia berkata, 'Kamu tidak akan pernah mendapatkan pekerjaan (dengan penampilan) seperti itu'."
Kendati demikian Irina sedikit setuju dengan ucapan agen perekrutan.
Sebab ketika ia merubah warna rambut. Ia mulai mendapatkan lebih banyak tawaran pekerjaan.
"Saya bahkan mulai memakai kacamata bening meskipun penglihatan saya sempurna, untuk terlihat lebih profesional," katanya.
Salah satu mantan atasannya diduga menyuruhnya berhenti mencoba menggunakan penampilannya untuk terlihat menonjol. Ia meminta Irina Kova agar lebih rendah hati.
Tetapi menurut Irina, ia tidak dengan sengaja ingin menonjol. Alih-alih senagja, Irina mengatakan bahwa menonjol adalah bagian dari fitur alaminya.
“Saya juga jarang memakai banyak riasan. Dengan fitur saya, saya tidak perlu (memakai riasan)," katanya.