Kantor Perdana Menteri Inggris awalnya mengatakan, Johnson tidak mengetahui tuduhan spesifik masa lalu terhadap Pincher.
Namun, pada Senin 4 Juli 2022, mantan pegawai negeri senior Simon McDonald menulis surat yang mengatakan, dia telah menyelidiki tuduhan tersebut pada 2019 dan menguatkan pengaduan tersebut.
2. Partygate
Istilah "Partygate" diciptakan untuk merujuk pada skandal pesta yang diadakan di Pemerintahan Johnson, termasuk di Downing Street, kantor sekaligus kediaman Perdana Menteri Inggris, yang melanggar aturan penguncian Covid-19 yang ketat.
Johnson sendiri didenda oleh polisi karena menghadiri pesta ulang tahun, dan dipaksa untuk meminta maaf kepada Ratu Elizabeth II setelah diketahui staf berpesta di Downing Street pada malam pemakaman suaminya Pangeran Philip pada April 2021.
Ratu Elizabeth II duduk sendirian di persemayaman Pangeran Philip karena keramaian di dalam ruangan dilarang.
Sebuah laporan oleh seorang pegawai negeri senior memberikan akun memberatkan pada serangkaian pesta ilegal, memerinci konsumsi alkohol berlebihan dan staf yang mabuk.
Parlemen masih menyelidiki, apakah Johnson berulang kali menyesatkan anggota parlemen ketika dia menyangkal mengetahui ada pesta ilegal.
Johnson mengatakan, dia sangat yakin saat itu pertemuan tersebut tidak melanggar hukum. Tetapi, sekarang Johnson mengakui bahwa dia salah.
3. Skandal seks lainnya
Partai Konservatif telah dilanda skandal lain dari anggota parlemen yang dituduh melakukan penyimpangan seksual, termasuk dua kasus yang menyebabkan anggota parlemen mengundurkan diri.