Bahkan Sunan Kalijaga yang juga mencoba mempertanyakan kasus kliennya diacuhkan dan sempat terjadi adu mulut dengan oknum polisi tersebut.
"Kamu kasar sama saya, kasar kamu ya, inilah potret ketidak adilan dimana tersangka hadir hari ini, tersangka kekerasan wanita loh sudah berbulan-bulan tidak ada kepastian hukum," kata Sunan dengan suara meninggi.
Sunan lantas meluapkan kekecewaannya terhadap pihak kepolisian Kembangan, Jakarta Barat yang tak menegakkan keadilan dengan membiarkan tersangka bebas.
"SANGAT DISAYANGKAN PRILAKU OKNUM POLISI TIDAK PROFESIONAL MELAYANI YANG MENCEDRAI HATI WANITA SEBAGAI KORBAN KEKERASAN, SAAT ITU KAMI MELIHAT TERSANGKA KELUAR DARI POLSEK DAN KAMI MENANYAKAN NAMUN PERLAKUAN KASAR YANG KAMI TERIMA. AYO MASYARAKAT DUKUNG PAK KAPOLRI BERSIHKAN OKNUM," tulis Sunan, Rabu (31/8/2022).
"WARTAWAN @officialmnctv MAU WAWANCARA DISURUH BICARA SAMA POHON…SAYA MAU BERTANYA KEPADA PENYIDIK KENAPA TERSANGKA DILEPAS MALAH DIDORONG DIUSIR SAMA OKNUM PIMPINAN…" tulis Sunan.
Saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono telah mengetahui video yang viral itu di media sosial.
Pria yang diduga anggota Polsek Kembangan itu akan dimintai keterangan.
"Kita klarifikasi kepada yang bersangkutan bagaimana peristiwa sebenarnya kalau ada kesalahan dari pihak personil nanti kita akan beri peringatan atau sanksi," katanya di Polres Jakarta Barat.
Joko meminta semua pihak agar menunggu dari hasil pemeriksaan anggota itu.
"Nanti kita akan klarifikasi dulu biar jelas. Peristiwa seperti apa. Saya minta semua pihak saling mengademkan agar peristiwa tidak berlarut-larut," pungkasnya.