Paryanto merasa aneh dan janggal setelah menenggak minuman dalam botol yang diberi Mbah Slamet.
"Apalagi tadi di hutan ayah gak sadar, ayah ngantuk mulu abis minum P****i S***t, tidur lagi tidur lagi, sampai ayah lagi bersila nih sambil nunggu eh kepalanya langsung tidur di bawah, kan aneh," kata Paryanto.
Korban mengaku seperti orang mabuk setelah menenggak minuman tersebut.
Paryanto kemudian tidak bisa lagi dihubungi pada keesokan harinya.
Sang anak kemudian melapor ke polisi dan aparat kemudian mendatangi rumah Mbah Slamet.
Diketahui laporan hilangnya Paryanto ini menjadi awal mula pengungkapan kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Mbah Slamet.
Hingga kini, jumlah korban pembunuhan berantai dukun pengganda uang di Banjarnegara, Mbah Slamet, berjumlah 12 orang.
Identitas 6 dari 12 korban pembunuhan telah terungkap setelah ada laporan dari sejumlah warga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya.
(*)