KPK pun menunjukkan tumpukan uang sitaan Rp1,7 miliar tersebut selama konferensi pers.

Tumpukan uang sitaan Rp1,7 miliar
Tumpukan uang yang terdiri dari pecahan uang Rp100 ribu dan Rp50 ribu kemudian disusun di meja yang digunakan narasumber saat konferensi pers.
Adapun kini KPK telah menetapkan Adil beserta dua orang lainnya yakni Fitria dan Fahmi, sebagai tersangka korupsi.
Adil dan Fitria ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada Gedung Merah Putih, sedangkan Fahmi ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.
Bupati Kepulauan Meranti Minta Maaf
Melansir Kompas.com, Bupati Kepulauan Meranti, Riau, Muhammad Adil meminta maaf kepada warganya karena terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya mengucapkan mohon maaf kepada seluruh warga Kepulauan Meranti atas kekhilafan saya," kata Adil saat ditemui awak media di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (8/4/2023) dini hari.
Usai menyampaikan permintaan maaf, Adil enggan berkata-kata lebih lanjut.
Diajuga enggan menyampaikan permintaan maaf kepada keluarganya.
Selain itu, dia juga enggan membantah sangkaan dari PK bahwa dirinya melakukan tiga dugaan tindak pidana korupsi.
Saat dimintai tanggapan bahwa dirinya bakal merayakan hari raya Idul Fitri di tahanan,dia juga memilih bungkam.