Identifikasi Algaba terkuak dari sidik jari dan tato khas pada bagian tubuh yang ditemukan.
Dalam laporan Marca, miliarder Algaba ini sebelumnya sempat tinggal di Miami, Amerika Serikat.
Hingga akhirnya pindah ke Barcelona.
Sebelum meninggal, Algaba disebut ingin mampir di Argentina selama seminggu sebelum akhirnya insiden dugaan pembunuhannya dilaporkan.
Algaba sendiri dikenal sebagai pengusaha kaya raya dari kripto.
Selain itu, Alagaba juga memiliki usaha persewaan kendaraan mewah.
Gaya hidupnya yang mewah terdokumentasi dengan baik di Instagram, di mana ia memiliki hampir satu juta followers.
Laporan terbaru menyebut polisi telah menangkap satu orang dan saat ini sedang menyelidiki untuk menentukan motif di balik kejahatan tersebut.
Polisi hingga kini masih belum bisa mengkonfirmasi alasan pasti pembunuhan Algaba.
Ada kemungkinan bahwa pembunuhan Algaba terkait dengan banyaknya hutang yang dimiliki korban.(*)