Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Cara Menghitung Jodoh dengan Weton, Intip Hitungannya dalam Primbon Jawa dan Temukan Arti Bale Kedhawang

Angriawan Cahyo Pawenang - Minggu, 10 Desember 2023 | 06:42
Ilustrasi weton jodoh dan cara menghitungnya dengan Primbon Jawa
Unsplash

Ilustrasi weton jodoh dan cara menghitungnya dengan Primbon Jawa

Gridhot.ID - Banyak rahasia yang tersembunyi dan bisa dikulik di dalam sebuah ramalan Primbon Jawa.

Weton sendiri dipercaya menyimpan ramalan tertentu untuk setiap individualnya.

Selain karakter, weton juga bisa menelisik peruntungan tiap orang berdasarkan watak dan pemilihan jalan hidup tiap invidu.

Selain itu, ada pula ramalan jodoh yang luar biasa unik dan memiliki berbagai hitungan khusus.

Dalam menentukan weton jodoh, penting untuk memahami makna bale kedhawang menurut Primbon Jawa.

Bale kedhawang, dalam bahasa Jawa, menggambarkan tempat berlindung yang terasosiasi dengan keberadaan hantu.

Ini mencerminkan kondisi ketakunan, kegelisahan, dan perasaan waspada.

Mencari pasangan dengan watak bale kedhawang dihindari, karena hal ini dapat membawa kegelisahan, penderitaan, dan ketakutan dalam kehidupan berumah tangga.

Sifat-sifat ini, seperti perbedaan besar dalam kepribadian, nilai-nilai hidup, dan tujuan hidup, dapat menunjukkan ketidakcocokan.

Pasangan dengan weton bale kedhawang cenderung menghadapi konflik dan kehidupan yang tidak bahagia, dengan masalah ekonomi dan kesehatan yang mungkin timbul.

Untuk menjaga hubungan tetap harmonis, pasangan ini disarankan untuk memahami perbedaan satu sama lain, saling menghargai dan memaafkan, berkomunikasi terbuka, serta bekerja sama untuk mengatasi masalah.

Baca Juga: 5 Weton Ini Konon Hari Baik untuk Gelar Hajat Menurut Primbon Jawa

Bagi mereka yang ingin mengetahui apakah pasangan memiliki weton bale kedhawang, dapat dilakukan perhitungan weton dengan menggabungkan nilai hari lahir dan pasaran. Setiap hari lahir dan pasaran memiliki nilai-nilai tertentu.

Contohnya, Minggu memiliki nilai 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, dan Sabtu 9. Sedangkan pasaran seperti Kliwon (8), Legi (5), Pahing (9), Wage (4), dan Pon (7).

Sebagai contoh, Ani lahir pada Selasa Wage (3 + 4 = 7), sementara Budi lahir pada Sabtu Pahing (9 + 9 = 18).

Jumlah keduanya adalah 25, menunjukkan weton bale kedhawang.

Dengan pemahaman ini, diharapkan dapat membantu dalam menilai kecocokan pasangan berdasarkan weton Jawa.

(*)

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular

x