Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Selingkuhan Cuma Beri Duit Rp 300 Ribu untuk Aborsi, Wanita Hamil yang Tewas di Ruko Kelapa Gading Pilu Ditinggal Saat Pendarahan, Polisi: Tersangka Malu

Desy Kurniasari - Rabu, 24 April 2024 | 13:42
Akting pelaku pembunuhan wanita hamil di ruko Kelapa Gading saat diringkus penyidik kepolisian. Pelaku berinisial A itu nangis saat dicecar di depan keluarganya di Lampung.
(Instagram)

Akting pelaku pembunuhan wanita hamil di ruko Kelapa Gading saat diringkus penyidik kepolisian. Pelaku berinisial A itu nangis saat dicecar di depan keluarganya di Lampung.

Baca Juga: Wanita Hamil yang Tewas di Ruko Kelapa Gading Ditinggal Kekasih saat Pendarahan, Korban Diberi Uang Rp300 Ribu untuk Aborsi

Bahkan A mengaku tak tahu bahwa RN sudah meninggal dan memasang wajah memelas hingga menangis tanpa air mata.

Kini A telah dibawa ke Mapolsek Kelapa Gading untuk diproses lebih lanjut.

Melansir Kompas.com, Agusmita (27) sempat memberikan uang sebesar Rp 300.000 kepada kekasihnya berinisial RN (34) untuk menggugurkan kandungannya.

Namun nahas, RN malah tewas saat berupaya menggugurkan kandungannya akibat pendarahan hebat di sebuah rumah toko di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan momen terakhir sebelum wanita hamil tewas di ruko Kelapa Gading.
YouTube Kompas TV

Rekaman CCTV yang memperlihatkan momen terakhir sebelum wanita hamil tewas di ruko Kelapa Gading.

"Tersangka A dan korban RN sama-sama sepakat untuk menggugurkan kandungan tersebut. A pun memberikan uang sebesar Rp 300.000 untuk RN menggugurkan janin itu," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Hady Saputra Siagian di lokasi kejadian, Selasa (23/4/2024).

Upaya pengguguran bayi itu sebetulnya sudah dilakukan sejak RN masih di kampung halamannya yang ada di Lampung.

Sampai akhirnya, keduanya memutuskan untuk pergi ke Jakarta dengan dalih mencari pekerjaan bersama.

Hady mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku merasa malu dengan keluarganya karena RN tengah berbadan dua.

Akhirnya keduanya pergi ke Jakarta agar keluarganya tidak mengetahui kehamilan RN.

"Kalau niatnya itu pertama mencari kerja. Tapi, setelah keterangan sedikit dari tersangka itu katanya dia malu sama keluarganya makanya dibawa ke Jakarta supaya keluarganya enggak tahu," Sambung Hady.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami upaya apa saja yang sudah dilakukan RN untuk menggurkan bayinya.

Source :Kompas.comTribun-video.com

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular

x