Find Us On Social Media :

Kadung Kecemplung Investasi Bodong Milik Reza Paten, Inilah Sederet Nama Artis yang Terseret dalam Kasus Robot Trading Net89

Reza Paten tersangka. Polisi Tetapkan 8 Tersangka Kasus Robot Trading Net89, Berikut Masing-masing Perannya

GridHot.ID - Hingga kini tersangka kasus investasi bodong robot trading Net89, Reza Paten belum juga ditahan.

Seperti dilansir dari Kompas.com, penahanan belum dilakukan karena penyidik masih mendalami potensi para tersangka lainnya dalam kasus tersebut.

“Belum kita tahan, menunggu tersangka lainnya, menunggu lengkap,” ujar Kepala Sub-Direktorat (Kasubdit) II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara saat dihubungi, Senin (7/11/2022).

Ia mengatakan bahwa Reza Paten sudah diperiksa sebagai tersangka pada pekan lalu.

Inilah sederet nama artis yang ikut terseret dalam kasus investasi bodong robot trading Net89.

Nama artis yang turut terbelit kasus Net89 adalah Atta Halilintar, Kevin Aprilio, Mario Teguh, Adri Nidji, dan Taqy Malik.

Mereka terseret lantaran turut mempromosikan Net89 dan menerima aliran dana secara pasif dari tersangka Reza Paten.

“Atta Halilintar sudah mengakui kalau dia mendapatkan uang dari Reza Paten."

"Taqy Malik juga mengakui di Instagram,” kata M. Zainul Arifin, kuasa hukum korban Net89 di Kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jakarta Timur, Senin (7/11/2022).

“Kevin juga mengakui pernah promosi, Mario juga sempat mengakui.

Orang yang sudah kita sangkakan juga sudah mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Baca Juga: Taqy Malik Ditagih Utang, Mantan Teman Sekolah di Mesir Ngaku Sudah 2 Tahun Tak Dibayar: Penagihan Sulit, Nggak Ada Itikad Baik

Dilansir dari Grid.id, deretan nama artis itu rencananya bakal satu per satu dipanggil Mabes Polri untuk diperiksa.

Namun, apakah deretan nama artis itu dapat dipidana?

Menurut Zainul, deretan nama artis tersebut bisa saja terkena pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“TPPU Pasal 5 itu bagi para orang yang menerima hasil kejahatan yang bersifat pasif. Kemudian pasif itu tidak tahu aliran dana,” ungkapnya.

“Terkait ITE juga orang-orang yang melakukan promosi,” tandasnya.

Ancaman hukuman bagi mereka penerima aliran dana yang bersifat pasif terancam pidana selama 5 tahun penjara.

(*)