Find Us On Social Media :

KKB Papua di Maybrat Kalang Kabut Markasnya Dikuasai TNI, Manfred Fatem dan Anak Buahnya Lolos dari Sergapan, Dansatgas Yonif 133/Yudha Sakti Buka Suara

Ilustrasi KKB Papua

GridHot.ID - Aparat TNI berhasil duduki markas KKB Papua Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem di Dusun Sagu, Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Aksi TNI itu berhasil setelah beberapa hari melaksanakan patroli dan ambush (penyergapan).

Melansir tribun-papua.com, baku tembak meletus di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah selama sepekan terakhir.

Kontak tembak diketahui melibatkan aparat gabungan TNI-Polri kontra Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Akibat dari baku tembak tersebut, tujuh anggota KKB dilaporkan tewas.

Status siaga keamanan bahkan sempat diberlakukan di wilayah itu.

Selain itu, ratusan warga dari tiga kampung dikabarkan sempat mengungsi ke pos TNI lantaran takut mejadi sasaran konflik bersenjata.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel Gusti Nyoman Suriastawa mengatakan, tewasnya 7 anggota KKB menjadi beban bagi Undius Kagoya, pimpinan KKB di wilayah itu.

“Dari informan dalam (KKB) menyampaikan perkembangan terkini menjadi Lima orang tewas dan dua orang terluka, saat ini dirawat di markas mereka,” ujar Gusti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/1/2024).

“Oni Kobogau, Yusak Sondegau, Zakius Sondegau, Melkias Matani alias Harisatu Nambagani dan Agusti, dinyatakan tewas, sementara Jaringan Belau dan Kanus Kogoya terluka dan dirawat oleh KKB,” sambungnya.

Sekadar diketahui, kontak tembak antara TNI-Polri dengan KKB berlangsung sejak 19 hingga 23 Januari 2024.

Baca Juga: Kekuatan KKB Papua Hancur, Markas Milik Manfred Fatem di Maybrat Berhasil Dikuasai Satgas Yonif 133/YS, Cuma Segini Amunisi Mereka...

Kontak tembak tersebut berawal saat KKB menyerang Satgas Damai Cartenz di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Jumat (19/1/2024) hingga mengakibatkan Bripda Alfandi Steve Karamoy gugur.

Selanjutnya kontak tembak kembali terjadi dan seorang KKB menjadi korban.

Kontak tembak tersebut terjadi di Pos Mamba dengan Satgas 330 Kostrad, Mandala IV Kopassus, Elang IV BIN dan BAIS pada, Sabtu (20/1/2024).

Kontak termbak lagi terjadi pada Minggu (21/1/2024) antara KKB dengan Satgas Brimob Damai Cartenz di Pos BPD.

Kontak tembak lagi terjadi pada hari selanjutnya yaitu pada Senin (21/1/2024) di Pos Mamba Satgas 330 Kostrad dan Mandala IV Kopassus vdi sektor Tanah Putih, dan kontak tembak lagi terjadi pada Selasa (23/1/2024) antara KKB dengan Pos Satgas 330 Kostrad dan Delta BIN.

Menurut Gusti, pihaknya mendapat infomrasi dari orang terpercaya bahwa KKB pimpinan Undius Kagoya telah memerintahkan anggotanya untuk menyasar kepada pesawat sipil yang melakukan route penerbangan ke Sugapa.

“Mereka tak segan-segan membunuh warga sipil dan bakar honai untuk menghilangkan jejak,” tukasnya.

Dilansir dari Antaranews, aparat TNI Satuan Tugas Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti berhasil menguasai markas Kelompok Separatis Teroris Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KST TPNPB) Kodap IV/Sorong Raya atau Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Manfred Fatem di Dusun Sagu, Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Dansatgas Yonif 133/Yudha Sakti Letkol Inf Andhika Ganessakti dalam keterangan yang diterima melalui Tim Penerangan Satgas Yonif 133/YS di Sorong, Sabtu (27/1/2024), menjelaskan pasukan yang terdiri dari dua tim Mobile Sakti pimpinan Sertu Dega Jandri Folanda dan Serda Dimas Nuhali Pardosi telah berhasil menguasai dan menduduki markas kelompok KKB pimpinan Manfred Fatem.

Keberhasilan tersebut dapat diraih setelah beberapa hari melaksanakan patroli dan ambush (penyergapan).

"Ya memang berita ini benar, pasukan kami telah menguasai markas KKB," katanya.

Baca Juga: Kampung di Sugapa Jadi Kota Mati, Ratusan Warga Cari Perlindungan ke Pos TNI, Kelakuan KKB Papua Makin Beringas!

Penguasaan terhadap markas KKB itu terjadi setelah seminggu melakukan pencarian terhitung sejak 21 Januari 2024.

"Kelompok tersebut berhasil lolos dari sergapan pasukan kami, tetapi markas mereka telah berhasil kita kuasai dan sudah dihancurkan," ujarnya.(*)