"Ini sih Bukan kopasus tp Kopaja," komentar akun@andriyancee.
"Raut wajah nya gak ada bekas pendidikan..didikeneun duh watir," komentar akun@luqman_aprian.
Dilansir dari TribunJabar.id,pemilik dan pengelola rumah makan mengaku tak tahu menahu soal Bayu yang merupakan anaggota TNI gadungan.
"Kalau saya enggak tahu persis, soalnya kemarin enggak berada di sini. Kemarin itu kami baru buka saat PSBB ini," ujar Ita kepada Tribunjabar.id di lokasi, Jalan Punclut, Cidadap, Kota Bandung, Sabtu (30/5/2020).
Sedangkan, Ani menuturkan pria yang mengenakan seragam loreng itu datang ke tempat tersebut sekitar sore hari.
"Info saya terima, yang kerja di sini tengah melayani lagi makan. Dia berada di lantai dua. Tiba-tiba saja ramai di sini datang orang-orang berseragam. Tapi dia makan bayar juga kok," katanya.
Ani mengatakan, dirinya tidak mengetahui awal mulanya bisa ramai didatangi oleh para anggota TNI yang menyebutkan dari kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.
"Yang kerja shift, jaga di sini juga enggak tahu. Cuma dengar kabar selentingan bilang menipu atau urusan pribadi. Tapi kami no comment," ujarnya.
Bayu yang mengakumengaku berdinas di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus atau Pusdiklatpassus Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, ditangkap di sebuah warung di Jalan Punclut, Cidadap, Kota Bandung.