Gridhot.ID - Perjalanan karier politik putra sulung Presiden Joko Widodo, Gribran Rakabuming Raka, kini telah dimulai.
Gibran dinilai berpeluang maju pada Pilkada Solo 2020 mendatang.
Meski demikian, banyak pro dan kontra terkait dipilihnya Gibran untuk maju dalam Pilkada Solo 2020 ini.
Terpilihnya putra sulung Presiden RI Jokowi Gibran Rakabuming jadi calon Wali Kota Solo memunculkan banyak isu.
Isu yang paling nyaring terdengar yakni isu dinastik politik yang sedang dibangun Jokowi melalui anak menantunya.
Seperti diketahui, selain Gibran Rakabuming, menantu Jokowi Bobby Nasution juga akan maju di Pilkada 2020.
Tak hanya isu dinasti politik, yang kini ramai diperbincangkan juga yakni Gibran Rakabuming akan maju melawan kotak kosong.
Bahkan, Pengamat Politik Rocky menyindir Gibran Rakabuming berkontestasi antara otak kosong dan kotak kosong.
Hal itu pun dibantah oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang merespons isu dinastik politik setelah menerbitkan rekomendasi bagi Gibran Rakabuming Raka sebagai calon Wali Kota Solo 2020.
HastoKristiyanto mengatakan, meski Gibran merupakan putra Presiden Joko Widodo, tetapi hak-hak politiknya sebagai warga negara untuk dipilih dan memilih tidak hilang.