Berjudul "Military and Security Developments Involving The People's Republic of China 2020", laporan tersebut beberkan bocoran manuver-manuver China.
Laporan tersebut dibuat untuk menyiasati kemampuan militer China (PLA) saat ini dan untuk ke depannya.
Tak lupa, untuk membeberkan berbagai kemungkinan strategi keamanan China untuk 20 tahun ke depan.
Laporan juga dibuat untuk menyiasati kondisi tegang antara China-AS dan kerja sama keamanan dalam periode yang disebutkan dalam laporan tersebut, termasuk melalui kontrak militer China-AS serta strategi AS menghadapi hal tersebut di masa depan.
Laporan itu dibuat untuk diajukan ke Kongres AS, dan selama 20 tahun terakhir ini Kementerian Pertahanan AS telah sediakan laporan tahunan perkembangan militer dan keamanan China.
2020 ini menandai tahun penting bagi PLA karena telah bekerja keras mencapai pencapaian melebihi tujuan Partai Komunis China yaitu mengubah China menjadi masyarakat moderat tahun 2021 mendatang.
Oleh sebab itu, laporan tahun 2020 ini sangat penting bagi AS sebagai kesempatan menilai kelanjutan dan perubahan yang ada di Partai Komunis China dan militer China sendiri selama 20 tahun.
Salah satu poin penting dalam laporan ini adalah akses pangkalan militer PLA di luar negeri.
Mengutip dokumen tersebut, Partai Komunis China mencari cara untuk mendapatkan logistik senjata dan perlengkapan yang diperlukan di luar negeri.
Serta, mereka ingin membangun pangkalan militer untuk memudahkan operasi PLA serta mempertahankan kekuatan militer dalam jarak lebih jauh.