Sebelumnya, Erayani mengaku berprofesi sebagai dokter dan pengusaha batu bara.
Demi mempertahankan kebohongannya itu, Erayani menjalankan siasat liciknya.
Selama tinggal lima bulan di rumah mertua, Erayani alias Ahnaf Arrafif tidak bekerja.
Ahnaf mengaku melakukan pekerjaan secara online dan melalui HP.
Di depan Mawar, Erayani kerap berakting bak menerima panggilan telepon dari pekerjaan.
"Dia tiap hari kerjanya begitu aja, terima telepon, ada soal pasienlah soal batu bara. Macam-macam. Dia bilang kerjanya bisa lewat HP," ungkapnya.
Mawar menyebut, suara Erayani saat menerima telepon itu selalu terdengar oleh mereka yang ada di rumah.
Mawar menduga, hal itu sebagai upaya Erayani untuk meyakinkan keluarganya bahwa dirinya benar-benar bekerja.
Kepada Tribun, Mawar mengatakan dia bukan lesbian atau penyuka sesama jenis seperti yang dituduhkan banyak pihak.
Dia menjalani pernikahan sesama jenis itu murni karena telah jadi korban penipuan.
"Rasanya sangat berat saat banyak yang menuduh saya lesbian, itu fitnah keji bagi kami," ungkapnya. (*)