Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

KKB Papua Masih Tahan Pilot Susi Air, Panglima TNI Yudo Margono Bocorkan Fakta Baru Soal Penyanderaan Kapten Philip, Singgung Soal Target

Desy Kurniasari - Kamis, 06 April 2023 | 16:00
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono ungkap fakta baru soal penyanderaan pilot Susi Air oleh KKB Papua
kolase via GridHot

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono ungkap fakta baru soal penyanderaan pilot Susi Air oleh KKB Papua

Baca Juga: KKB Papua Dijamin Tak Akan Berani Usik PT Freeport, Panglima Yudo Margono Kirim 555 Prajurit TNI Amankan Lokasi Ini

Dalam upaya pembebasan itu, Yudo pun menyebut bahwa jalur yang harus dilalui pun dinilai tak mudah bahkan tak bisa dilalui menggunakan kendaraan.

Hal itu lah yang kini dijelaskannya dialami oleh perwakilan yang melakukan mediasi dengan pihak KKB mengenai upaya pembebasan sandera tersebut.

"Mereka yang mediasi ini kan untuk menuju ke daerahnya ini gak gampang, bukan di daerah yang gampang di tempuh dengan kendaraan.

Mereka juga butuh berhari-hari untuk menuju ke tempatnya ini," jelasnya.

Diminta Tetap Bersabar

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengaku diminta bersabar oleh Penjabat (Pj) Bupati Nduga maupun tokoh masyarakat sekitar terkait operasi pembebasan pilot Susi Air Philip Mark Marthens yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Dikatakan Yudo, TNI diminta tokoh masyarakat dan pemerintah daerah Nduga agar tak menggunakan operasi militer dalam membebaskan sandera tersebut karena dinilai akan berdampak lebih besar.

"Ini berdasarkan dari tokoh masyarakat maupun Bupati Nduga yang selalu mengerem saya, meminta saya untuk sabar dulu pak sabar, saya akan usahakan, karena nanti dampaknya akan lebih besar lagi," kata Yudo kepada wartawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/4/2023).

Lanjut Yudo, oleh sebab itu dirinya menuturkan bahwa pihaknya tak ingin gegabah dalam upaya pembebasan Pilot Philip Mark tersebut karena cenderung akan merugikan masyarakat bahkan anak-anak.

Ia pun mengungkapkan bahwa dalam operasi ini tak ada tenggat waktu yang diharuskan oleh pihaknya untuk membebaskan Philip.

"Makanya kita usahakan secara persuasif jadi ngga ada target harus berapa hari gak ada target, kita targetnya mereka bisa dilepaskan dengan selamat dan tidak ada masyarakat yang terdampak," pungkasnya.

Source : TribunPekanbaru.com TribunKaltara.com

Editor : Grid Hot

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular

x