Siwi baru mengetahui Wawan bekerja di Direktorat Jenderal Pajak setelah memenuhi penyidikan KPK.
"Saya tahunya setelah ada panggilan penyidikan," kata dia.
Selama proses pendekatan, Farsha sering mengikuti Siwi ke beberapa daerah saat masih bertugas menjadi pramugari.
Selama proses pendekatan itu pula dana terus mengalir ke dalam rekening Siwi.
Uang yang masuk itu, Siwi gunakan untuk keperluan pribadi jalan ke luar negeri, membeli barang-barang mewah hingga perawatan kecantikan di Korea.
Mengutip Kompas.com, hakim ketua Fahzal Hendri lalu menggali motif pemberian uang oleh Farsha kepada Siwi.
Ia ragu dengan alasan Siwi bahwa uang itu diberikan hanya karena Farsha sebagai teman dekat, ingin mencari perhatian.
"Katanya sudah dekat, (cari) perhatian apalagi? Pacaran enggak sebenarnya? Sehingga bisa-bisanya dia (Farsha) mentransfer uang gitu lho," cecar Fahzal.
Mendapatkan pertanyaan itu, Siwi menuturkan bahwa Farsha sempat memintanya untuk menjadi kekasih.
"Sebenarnya waktu itu Farsha meminta saya jadi pasangannya. Tapi waktu itu saya belum paham Farsha, jadi saya agak takut," sebutnya.